Mantan Wali Kota NYC Eric Adams Diduga Menguras $3,18 Juta Dalam Exit Scam Kripto Yang Membuat Investor Hancur

Mantan Wali Kota NYC Eric Adams Diduga Menguras $3,18 Juta Dalam Exit Scam Kripto Yang Membuat Investor Hancur

Mantan Wali Kota NYC Eric Adams menjadi sosok profil tinggi terbaru yang dituduh mengorkestrasi rug pull di dunia kripto, setelah meluncurkan sebuah meme coin yang dipromosikan sebagai alat untuk melawan antisemitisme dan anti-Amerikanisme, namun kemudian diduga menarik jutaan dolar likuiditas di puncak harga, meninggalkan investor dengan kerugian besar.

Apa yang Terjadi

Adams, yang menjabat sebagai wali kota NYC dari 2022 hingga 2025 dan pernah menyebut dirinya sebagai "Bitcoin (BTC) Mayor," mengumumkan peluncuran token $NYC di X, yang dulu bernama Twitter, menggambarkannya sebagai sebuah inisiatif untuk memerangi kebencian dan mempromosikan edukasi blockchain.

Token tersebut dengan cepat menarik perhatian, melonjak ke kapitalisasi pasar lebih dari $500 juta hanya dalam beberapa jam setelah debut di blockchain Solana (SOL).

Namun, firma analitik blockchain Lookonchain melaporkan bahwa Adams menarik likuiditas dari pool pada puncak harga, mengekstrak sekitar 3,18 juta USDC, yang menyebabkan nilai token anjlok lebih dari 80% dalam waktu kurang dari 30 menit.

Seorang trader yang diidentifikasi sebagai Dr6s2o menderita kerugian sebesar $473.500, penurunan 63,5% dalam waktu kurang dari 20 menit setelah melakukan panic-selling di tengah kejatuhan harga.

Insiden ini menuai sorotan luas, dengan analis kripto menyebutnya sebagai rug pull klasik, di mana pembuat proyek menggembar-gemborkan sebuah token untuk menarik investasi sebelum menguras dana dan meninggalkannya.

Catatan blockchain Solana menunjukkan penarikan besar-besaran dari dompet terkait, termasuk satu yang dikaitkan dengan Adams, tak lama setelah peluncuran.

Mantan wali kota itu belum merespons secara publik terhadap tuduhan tersebut, namun peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan tentang rekam jejak finansialnya, termasuk investigasi federal atas pendanaan kampanye selama masa jabatannya.

Skandal ini menambah gejolak pada periode pasca-jabatan Adams, yang sebelumnya menghadapi dakwaan korupsi pada 2025 sebelum mundur.

Seorang analis blockchain mengatakan kepada Yellow.com bahwa dugaan rug pull token $NYC mencerminkan pola yang terlihat pada meme coin politisi lain, yang memadukan retorika sipil dengan dugaan eksploitasi finansial.

Dugaan tindakan Adams menempatkannya di antara deretan selebritas dan influencer yang menghadapi tuduhan skema serupa dalam beberapa tahun terakhir.

Juga Baca: History Repeats As Fed's Independence Faces Greatest Threat Since 1970s Inflation Spiral That Devastated America

Rug pull menjamur di sektor meme coin, terutama pada platform seperti Pump.fun, di mana hambatan masuk yang rendah memungkinkan peluncuran dan keluar dengan cepat.

Rug Pull Selebritas dan Kontroversi

Di bawah ini beberapa contoh rug pull yang melibatkan figur publik.

Caitlyn Jenner ($JENNER, 2024): Atlet Olimpiade dan bintang reality show ini meluncurkan token di Pump.fun, yang sempat mencapai kapitalisasi pasar $46 juta sebelum dump besar-besaran oleh dompet yang terhubung menyebabkan kejatuhan 65%.

Para investor mengajukan gugatan class action dengan tuduhan penipuan, dengan kerugian yang dilaporkan termasuk $50.000 untuk satu pasangan penggugat.

Jason Derulo ($JASON, 2024): Meme coin milik penyanyi ini melonjak setelah peluncuran tetapi kemudian anjlok setelah dump dari dompet yang dikaitkan dengan proyek.

Derulo mengakui menjual sebagian untuk keperluan pemasaran namun menghadapi tuduhan terlibat dalam skema pump-and-dump, dengan seorang promotor mengaku menjual token senilai $180.000.

Haliey Welch ($HAWK, 2024): Dikenal sebagai "Hawk Tuah Girl," Welch mempromosikan meme coinnya hingga mencapai kapitalisasi pasar $490 juta sebelum turun 90–95% dalam hitungan jam akibat dump terkoordinasi oleh sekelompok kecil dompet yang memegang 80% suplai.

Seorang investor melaporkan kehilangan $33.000 dari tabungan hidupnya.

Rich the Kid (token tanpa nama, 2024): Koin milik rapper ini, yang diluncurkan melalui seorang promotor, anjlok setelah penarikan likuiditas dan dump.

Ia secara terbuka menuduh promotor melaksanakan skema pump-and-dump, mengklaim tindakan tanpa otorisasi menyebabkan kejatuhan token.

Logan Paul (CryptoZoo, masalah berlanjut dari 2021–2025): Proyek gim berbasis NFT milik YouTuber ini menghadapi tuduhan rug pull setelah gagal memberikan fitur yang dijanjikan, yang memicu gugatan class action pada 2023 dan berlanjut hingga 2025.

Paul menawarkan pengembalian dana tetapi dituduh menyesatkan investor.

Baca Selanjutnya: Warren Warns 90M Americans Face Retirement Catastrophe As Trump Admin Pushes Bitcoin Into 401(k) Plans

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Mantan Wali Kota NYC Eric Adams Diduga Menguras $3,18 Juta Dalam Exit Scam Kripto Yang Membuat Investor Hancur | Yellow.com