Solana (SOL) mampu menangani permintaan jaringan yang tinggi pada kuartal pertama, tetapi token tetap tertahan di sekitar $84, membuat trader menunggu respons harga yang lebih jelas.
Aktivitas Solana
Data dari pelacakan pasar di X menunjukkan Solana memproses lebih dari 25,3 miliar transaksi pada Q1 2026, sementara biaya rata-rata bertahan di sekitar $0,00201 dan nilai yang ditransfer mencapai sekitar $1,1 triliun.
Jaringan ini juga memimpin pendapatan aplikasi, dengan $1,94 juta per hari, $15,32 juta per minggu, dan $71,07 juta per bulan, sebuah tanda bahwa penggunaan menghasilkan aktivitas ekonomi terukur, bukan hanya lonjakan spekulasi sesaat.
Profil biaya rendah itu tetap terjaga selama lonjakan volatilitas 31 Januari, ketika biaya Solana bertahan di sekitar $0,00065 dan sempat naik ke $0,00085, jauh di bawah Ethereum (ETH) sekitar $8,67 dan Base di $0,61.
Meski demikian, SOL tidak mengikuti tren kenaikan penggunaan, yang membuat pasar menimbang apakah adopsi saja cukup untuk memaksa repricing yang lebih luas.
Juga Baca: XRP Faces 71% Derivatives Wipeout And Record Low Binance Trading Activity
Harga SOL
SOL tetap terjebak di kisaran sekitar $70 hingga $90 setelah turun dari puncak siklus sekitar $260 hingga $295, dan masih terus diperdagangkan di bawah zona resistance $97,39. OBV yang datar dan CMF yang lemah menunjukkan arus modal masuk yang kurang kuat, mengindikasikan pembeli belum dapat menyamai kekuatan yang terlihat pada data jaringan.
Kesenjangan itu adalah masalah inti bagi Solana.
Token ini telah stabil setelah koreksi tajam, tetapi pergerakan harga terbaru masih menunjukkan pasar yang menunggu keyakinan, bukan pasar yang sepenuhnya sudah memperhitungkan aktivitas yang lebih kuat, pertumbuhan pendapatan, dan biaya transaksi yang lebih rendah.
Baca Selanjutnya: RaveDAO Pulls Back From $14.97 High After $32M Short Squeeze — What Comes Next?






