Toncoin Telegram Siap Lampaui Basis Pengguna Ethereum Menjelang Akhir 2024

TON Network Challenges Ethereum's Dominance in User Numbers

Jaringan Toncoin (TON) yang terhubung dengan Telegram sedang dalam jalur untuk melampaui Ethereum dalam total pengguna pada akhir tahun, menandai perubahan signifikan dalam pola adopsi blockchain. Data saat ini menunjukkan basis pengguna TON telah mencapai 112 juta, mendekati 137 juta pengguna Ethereum.

Analis CryptoQuant, Maartun, melaporkan bahwa TON menambahkan sekitar 500.000 pemegang baru setiap hari. Pada tingkat pertumbuhan ini, jaringan dapat melampaui jumlah pengguna Ethereum pada 20 Desember. Namun, proyeksi yang lebih konservatif menyarankan pencapaian ini mungkin terjadi pada Februari 2025.

"Lonjakan jumlah pemegang TON bersifat eksponensial, tetapi laju pertumbuhannya mungkin melambat dalam beberapa bulan mendatang," tulis Maartun. Analisis ini mengakui pertumbuhan Ethereum yang masih berlanjut, meskipun dengan kecepatan yang lebih lambat.

Data pasar mengungkapkan fundamental yang semakin kuat untuk TON. IntoTheBlock melaporkan peningkatan 249% dalam waktu tahan rata-rata selama sebulan terakhir, menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek token ini.

Aktivitas paus menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Aliran Bersih Pemegang Besar, yang melacak alamat-alamat yang mengendalikan lebih dari 0.1% dari suplai yang beredar, meningkat lebih dari 15.000% dalam sebulan terakhir. Metode ini mengindikasikan akumulasi substansial oleh investor besar.

TON saat ini diperdagangkan pada $5.01, menguji resistensi pada $5.26. Analisis teknikal menyarankan potensi kenaikan ke $5.91 jika tren akumulasi saat ini berlanjut, dengan resistensi lebih lanjut pada $6.82. Dukungan berada di $4.44 jika tekanan jual muncul.

Pengamat pasar mencatat bahwa trajektori pertumbuhan TON mencerminkan peningkatan adopsi solusi blockchain yang terintegrasi dengan Telegram. Ekspansi jaringan ini bisa menandakan perubahan lebih luas dalam preferensi pengguna menuju platform crypto yang terhubung pesan.

Pertumbuhan pengguna yang cepat menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan dominasi platform blockchain tradisional. Analis industri menyarankan tren ini dapat membentuk kembali lanskap persaingan di antara jaringan blockchain utama.

Analis teknikal memperingatkan bahwa tingkat pertumbuhan eksponensial biasanya menghadapi moderasi akhirnya. Namun, integrasi TON dengan basis pengguna Telegram yang sudah mapan memberikan keunggulan unik dalam mempertahankan momentum adopsi.

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Toncoin Telegram Siap Lampaui Basis Pengguna Ethereum Menjelang Akhir 2024 | Yellow