XRP turun ke $2,12 setelah menembus zona support krusial, meningkatkan peluang koreksi yang lebih dalam saat penjual kembali menguasai pasar setelah upaya breakout dari pola bullish descending triangle gagal.
Apa yang Terjadi: Penembusan di Bawah Support
XRP turun 2,85% ke sekitar $2,12 pada 9 Jan, menembus zona support $2,05–$2,10 yang sebelumnya menjadi basis kelanjutan tren naik.
Penurunan ini terjadi setelah upaya gagal untuk breakout dari formasi bullish descending triangle, yang memicu tekanan jual yang meningkat ketika konfirmasi pergerakan naik tidak terwujud.
Relative Strength Index 7 hari berada di 61, mengindikasikan kondisi yang tidak oversold dan tidak juga membentuk setup teknikal untuk pantulan berbasis momentum. Ini membuka ruang bagi pelemahan lebih lanjut jika penjual mempertahankan tekanan di bawah level-level support terdekat.
Juga Baca: Dogecoin Gathers Steam As Technical Setup Points To $0.20 Target
Mengapa Penting: Level-Level Kritis
Level support langsung yang perlu dipantau adalah $2,02, yang selaras dengan retracement Fibonacci 61,8%.
Penutupan harga yang bertahan di bawah level ini akan mengonfirmasi penembusan struktur saat ini dan berpotensi membuka risiko penurunan menuju area $1,80, yang mewakili zona support utama berikutnya.
Di sisi atas, resistance berada di dekat $2,26, yang sesuai dengan retracement Fibonacci 23,6%. Pengambilan kembali level ini diperlukan untuk menetralkan tekanan bearish jangka pendek dan menstabilkan pergerakan harga, menurut analisis teknikal.
Jika $2,02 gagal bertahan, hilangnya level kunci ini kemungkinan akan memvalidasi koreksi yang lebih dalam. Bull harus merebut kembali $2,26 untuk kembali menguasai struktur.
Baca Selanjutnya: Bitcoin ETF Flows Turn Two-Way As JPMorgan Says Crypto Sell-Off Losing Steam

