Akumulasi Bitcoin Capai Rekor 372 Ribu BTC — Apakah Rebound Akan Datang?

Alexey Bondarev
Alexey BondarevFeb, 18 2026 3:56
Long-term Bitcoin holders accumulate record amounts as on-chain data signals potential price rebound (Image: Shutterstock)
Long-term Bitcoin holders accumulate record amounts as on-chain data signals potential price rebound (Image: Shutterstock)

Pemegang jangka panjang Bitcoin (BTC) mengakumulasi dalam kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya, dengan pembelian bulanan dari apa yang disebut alamat akumulator melonjak hingga sekitar 372.000 BTC — naik dari hanya 10.000 BTC per bulan pada September 2024.

Apa yang Terjadi: Rekor Akumulasi BTC

Darkfost, seorang analis CryptoQuant, menandai lonjakan tajam permintaan dari alamat akumulator — dompet yang secara konsisten membeli dan menahan Bitcoin tanpa mencatat arus keluar. Grafiknya menunjukkan akumulasi bulanan naik dari sekitar 10.000 BTC pada September 2024 menjadi sekitar 372.000 BTC saat ini, meningkat hampir 37 kali lipat.

CryptoQuant mendefinisikan alamat akumulator dengan serangkaian kriteria tertentu: tidak ada arus keluar, pembelian BTC minimum dalam transaksi terbaru, setidaknya dua peristiwa arus masuk terpisah, saldo total minimum, dan aktivitas yang tercatat dalam tujuh tahun terakhir. Dompet bursa yang sudah diketahui, alamat penambang, dan alamat apa pun yang berinteraksi dengan smart contract dikeluarkan dari dataset untuk mengurangi distorsi.

Darkfost mencatat bahwa proses identifikasi ini menyeluruh namun tidak sepenuhnya lengkap — bursa terpusat atau penambang yang beroperasi di luar alamat yang ditandai mungkin tidak sepenuhnya tercakup.

Juga Baca: Solana ETFs Draw $31M As Price Coils For Big Move

Mengapa Penting: Sinyal Pengetatan Pasokan

Darkfost berpendapat bahwa skala akumulasi terbaru ini belum pernah terjadi sebelumnya, dengan porsi besar Bitcoin secara konsisten ditarik dari peredaran. Seiring tekanan beli meningkat sementara pasokan yang tersedia menyusut, analis tersebut mengatakan kondisi bisa menjadi kondusif bagi pergerakan harga naik.

Ia menambahkan bahwa penurunan harga Bitcoin baru-baru ini tampaknya mendorong para pemegang jangka panjang ini untuk mempercepat pembelian alih-alih menguranginya — pola yang secara historis bertepatan dengan kinerja pasar yang lebih kuat. Pembelian mereka, ia menyarankan, dapat bertindak sebagai kekuatan penstabil dan sinyal awal potensi rebound.

Baca Berikutnya: Wintermute Launches Institutional Gold Token Trading As Market Cap Hits $5.4B

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.