Ethereum (ETH) data likuidasi dari enam bulan terakhir menunjukkan tekanan jual yang terkonsentrasi di sekitar $1.800 ketika kripto ini menguji zona permintaan krusial pada awal Februari 2025, dengan metrik on-chain memperlihatkan penutupan paksa yang signifikan atas posisi long berleverage di berbagai bursa utama.
Apa yang Terjadi: Penurunan harga
Kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ini menembus beberapa level support di dalam pola channel menurun pada grafik harian. Aksi harga semakin cepat menuju batas bawah channel, menghasilkan apa yang oleh analis teknikal disebut sebagai penerimaan bearish yang kuat, bukan sekadar peristiwa likuiditas sementara.
Area $1.800 kini merepresentasikan zona permintaan pada time frame lebih tinggi, tempat Ethereum sebelumnya membentuk level support pada siklus perdagangan terdahulu.
Aset ini sempat memantul tipis dari level tersebut, meski pemulihannya belum memiliki kekuatan struktural dan tampak korektif. Pelaku pasar memantau garis tengah channel di $2.300 sebagai resistance utama selama fase konsolidasi, dengan penembusan di atas ambang tersebut berpotensi membuka jalan menuju $2.500.
Also Read: Roubini Warns Trump Crypto Policies Risk 'Financial Apocalypse'
Mengapa Penting: Struktur pasar
Data likuidasi on-chain dari enam bulan terakhir menunjukkan konsentrasi likuiditas yang signifikan di sekitar dan di bawah $2.000, yang baru-baru ini menjadi target harga. Aksi jual ke area ini memicu likuidasi besar-besaran atas posisi long berleverage, meski kantong likuiditas tersisa masih berada di bawah level harga saat ini.
Gugus likuiditas tersebut terus memberikan tekanan turun pada pergerakan harga, khususnya jika permintaan spot melemah dan posisi derivatif sisi long kembali menumpuk terlalu cepat.
Grafik empat jam memperlihatkan penurunan tajam menuju zona permintaan yang diikuti pantulan dangkal tanpa kelanjutan impulsif. Setiap retracement menuju $2.300 hingga $2.600 akan berhadapan dengan zona suplai tempat penjual sebelumnya masuk, yang kemungkinan bertindak sebagai titik penolakan absent strong volume or momentum.
Read Next: How French Magistrate Escaped 30-Hour Crypto Kidnapping Ordeal




