World Liberty Financial (WLFI) governance token turun lebih dari 8% dan stablecoin USD1 sempat kehilangan patokan dolar setelah salah satu pendiri, Eric Trump, menghapus retweet yang mempromosikan penambahan pasangan perdagangan USD1 di Binance.
WLFI kemudian menerbitkan pernyataan yang menuduh adanya serangan terkoordinasi yang melibatkan akun-akun cofounder yang diretas, influencer berbayar, dan posisi short besar-besaran — klaim yang, hingga waktu penulisan, belum dikonfirmasi oleh firma keamanan independen maupun penyedia analitik blockchain mana pun.
WLFI sempat pulih sebagian, diperdagangkan di sekitar $0,111 setelah menyentuh titik terendah $0,107 USDT.
Volume perdagangan 24 jam melonjak lebih dari 86% menjadi $338 juta.
Apa yang Terjadi
Retweet yang dihapus tersebut merujuk pada unggahan resmi WLFI yang menyatakan akan ada lebih banyak pasangan perdagangan USD1 yang listing di Binance. Penghapusannya langsung memicu tekanan jual, dengan token tersebut mencatat penurunan sekitar 5,37% dalam 24 jam.
Pernyataan resmi WLFI menyebut para penyerang telah “meretas beberapa akun cofounder WLFI”, membayar influencer untuk menyebarkan sentimen negatif, dan membuka “short $WLFI dalam jumlah besar untuk meraup untung dari kekacauan yang direkayasa.”
Proyek tersebut tidak memberikan hash transaksi, tautan audit keamanan, ataupun verifikasi pihak ketiga untuk mendukung klaim tersebut. WLFI juga tidak segera merespons permintaan komentar.
Mengapa Ini Penting
USD1 adalah stablecoin berpatokan dolar yang didukung 1:1 oleh Surat Utang Negara AS jangka pendek dan setara kas, dengan cadangan disimpan oleh BitGo. Kapitalisasi pasarnya telah mencapai sekitar $4,9 miliar, melampaui PYUSD milik PayPal pada akhir Januari.
Peristiwa depeg — bahkan yang bersifat sementara — menarik sorotan terhadap stablecoin yang memposisikan diri sebagai produk berkelas institusional.
Insiden ini juga datang pada momen sensitif bagi WLFI. Airdrop 235 juta token WLFI dari Binance untuk pemegang USD1, yang berlangsung hingga 20 Maret, dirancang untuk mempercepat adopsi. Pengawasan dari Kongres atas kesepakatan kepemilikan WLFI senilai $500 juta di UEA masih berjalan, dengan tenggat respons 1 Maret yang dikeluarkan oleh anggota DPR Ro Khanna.
Mengaitkan volatilitas harga dengan sabotase eksternal — tanpa verifikasi independen — adalah pola yang sering terlihat pada proyek kripto yang berupaya mengalihkan perhatian dari masalah kredibilitas internal. Apakah klaim “serangan terkoordinasi” itu dapat bertahan dari pemeriksaan publik bergantung pada bukti yang hingga kini belum disampaikan WLFI secara terbuka.
Baca selanjutnya: SBI Holdings Launches Japan's First Security Token Bond With Built-In XRP Rewards



