Mengapa Solana Turun ke $66 dan Ke Mana Arah Tekanan Jual Berikutnya

Mengapa Solana Turun ke $66 dan Ke Mana Arah Tekanan Jual Berikutnya

Solana (SOL) anjlok ke $66 minggu ini, harga terlemahnya sejak Desember 2023, ketika aksi jual panik melanda pasar kripto yang sudah terpukul.

Poin-Poin Utama:

  • SOL menembus support $70 dan turun ke $66, level yang terakhir terlihat pada Desember 2023.
  • Likuidasi harian mencapai $83 juta, dengan $78,25 juta posisi long terhapus.
  • RSI token turun ke level terendah tiga tahun di 22, jauh di zona jenuh jual.

Solana Menembus Support $70

Altcoin ini menembus lantai $70, turun ke level terendah $66, lalu pulih ke sekitar $70,40. Itu membuatnya turun 7,3% dalam sehari dan 13% selama sepekan. SOL juga jatuh di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan jangka panjangnya, sebuah tanda tekanan jual yang berkelanjutan, bukan sekadar koreksi singkat.

Bitcoin (BTC) memimpin penurunan yang lebih luas, turun di bawah $66.000 ketika rasa takut baru mencengkeram para trader. Sekitar $2 miliar posisi leverage lenyap dari pasar hanya dalam sehari. Ketegangan AS–Iran yang kembali memanas dan rangkaian arus keluar ETF spot menambah tekanan jual di aset digital.

Juga Baca: Bitcoin Briefly Slips Under $62K As Liquidations Sweep The Market

Likuidasi SOL Meningkat

Total likuidasi naik menjadi $83 juta dalam 24 jam. Posisi long menanggung hampir semua beban, dengan $78,25 juta posisi bullish terhapus. Data menunjukkan penjual mendominasi pasar futures sepanjang pekan sebelumnya.

Di sisi futures, arus keluar mencapai $3,09 miliar dibanding arus masuk $2,8 miliar, menyeret aliran bersih ke negatif $281 juta. Dalam pandangan jangka lebih panjang, $10,82 miliar meninggalkan pasar futures. Pemegang spot juga menjual, mendorong net flow ke bursa naik 309% menjadi $22,9 juta seiring meluasnya rasa takut.

RSI Masuk Zona Jenuh Jual

Aksi jual mendorong RSI SOL turun ke 22, level terendah dalam tiga tahun. Angka yang sedemikian tertekan menunjukkan kendali kuat di tangan penjual, dan sering kali mendahului penurunan lebih dalam sebelum terjadi pembalikan. Analis memperingatkan token ini bisa kehilangan $70 dan menguji $60 jika sentimen tetap lemah.

Pergerakan kembali di atas $80 diperlukan untuk menstabilkan grafik. Hyperliquid (HYPE) menegaskan perubahan ini dengan naik melampaui Solana dalam hal harga setelah menyentuh rekor mendekati $75. Aset ini juga merebut pangsa rekor dari volume futures perpetual pada bulan Mei.

Pergerakan Solana sebelumnya juga terkenal liar. Token ini menyentuh dasar dekat $8 setelah kehancuran FTX pada 2022, lalu naik melewati $290 di puncaknya. Tahun ini, harganya turun perlahan namun konsisten, menembus support tiga digit dan kini merosot di bawahnya.

Baca Berikutnya: Can Chainlink Hold $8.05? On-Chain Data Says Buyers Are Loading Up

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Mengapa Solana Turun ke $66 dan Ke Mana Arah Tekanan Jual Berikutnya | Yellow.com