Morgan Stanley mengajukan dokumen pendahuluan pada hari Selasa untuk exchange-traded fund yang memegang Bitcoin dan Solana, menandai masuk langsung bank Wall Street ini ke produk investasi aset digital.
Apa yang Terjadi: Bank Wall Street Masuk Kripto
Morgan Stanley Investment Management Inc. akan mensponsori baik Bitcoin Trust maupun Solana Trust, menurut pengajuan pendahuluan yang diajukan ke SEC. Produk Solana mencakup ketentuan untuk staking, mekanisme yang memungkinkan pemegang token memperoleh imbalan dengan mendukung operasi jaringan.
Keputusan bank ini mengikuti otorisasi pada Oktober 2025 yang memungkinkan penasihat keuangan menawarkan investasi kripto kepada klien.
Kedua pengajuan tersebut menunggu persetujuan dari Securities and Exchange Commission, yang telah bergeser ke sikap yang lebih akomodatif terhadap aset digital di bawah Ketua Paul Atkins, yang ditunjuk oleh Presiden Trump tahun lalu.
Langkah ini membangun panduan dari Global Investment Committee Morgan Stanley, yang menerbitkan makalah yang merekomendasikan klien mempertimbangkan alokasi maksimum 4% ke aset digital.
Komite tersebut menggambarkan mata uang kripto, khususnya Bitcoin, sebagai kelas aset spekulatif dengan adopsi yang berkembang, membandingkan Bitcoin dengan sumber daya langka seperti emas.
Juga Baca: Tether Launches Scudo, Satoshi-Inspired Fractional Gold Unit Amid Record Price Rally
Mengapa Penting: Kejelasan Regulasi
Pengajuan ini datang dua tahun setelah SEC menyetujui spot Bitcoin ETF pertama yang terdaftar di AS, yang memicu partisipasi institusional yang lebih luas dalam aset digital.
Perkembangan regulasi di bawah pemerintahan Trump, termasuk penunjukan Atkins sebagai ketua SEC dan keputusan Office of the Comptroller of the Currency pada bulan Desember yang mengizinkan bank memfasilitasi transaksi mata uang kripto, telah mendorong perusahaan keuangan tradisional untuk berekspansi ke aset digital.
Baca Berikutnya: Can Bitcoin Break $97K With $1B In Stablecoin Reserves Available On Binance?

