Ethereum menembus di atas $3.100 pada akhir pekan dengan kenaikan harian lebih dari 6%, tetapi indikator teknikal menunjukkan reli tersebut mendorong aset ke wilayah jenuh beli. Analis kini memperingatkan bahwa price correction bisa menyusul meski sentimen positif kembali muncul.
Apa yang Terjadi: Reli Akhir Pekan
Lonjakan harga ini accompanied **Bitcoin's** pergerakan naik, memungkinkan Ethereum merebut kembali level $3.000 lebih cepat dari yang diantisipasi pengamat pasar pada hari Minggu.
Analis kripto SignalProvider mencatat dalam sebuah posting TradingView bahwa time frame empat jam menunjukkan Ethereum memasuki level jenuh beli, dengan RSI periode 7 mengindikasikan kondisi bearish.
Analis tersebut mengidentifikasi $3.028 sebagai target penurunan pertama jika koreksi terwujud, yang kemudian dapat berfungsi sebagai support untuk tren naik berikutnya.
Also Read: Trump Tokens Rally Following Venezuela Military Operation Saturday
Mengapa Penting: Sinyal yang Bertentangan
Pembacaan jenuh beli muncul ketika Ethereum diperdagangkan di atas apa yang disebut SignalProvider sebagai struktur horizontal kuat di $3.100, meskipun level tersebut menunjukkan kelemahan tak terduga.
Namun, analis kripto TheSignalyst menyajikan pandangan yang berlawanan, menunjuk pada batas bawah dari kanal naik yang memberikan support di atas $3.000.
"Dari sudut pandang struktur, ETH tetap bullish, diperdagangkan dengan rapi di dalam kanal naik datar," tulis TheSignalyst, seraya menambahkan bahwa breakout penuh dapat mendorong harga menuju $3.600.
TheSignalyst memperingatkan bahwa investor harus mengantisipasi pergerakan sideways yang berlanjut hingga breakout terjadi.
Read Next: Aave Founder Pledges Revenue Sharing After 55% Vote Opposes Community Control

