Ethereum (ETH) salah satu pendirinya Vitalik Buterin menjual 1.869 ETH senilai sekitar $3,67 juta dalam dua hari terakhir, periode ketika harga token turun 5,7% dari $1.988 ke $1.875 dan diperdagangkan di kisaran $1.884 saat berita ini dibuat.
Apa yang Terjadi: Buterin Kembali Menjual
Lookonchain menandai transaksi penjualan pada 22 Februari, mencatat bahwa transaksi itu terjadi setelah jeda aktivitas selama dua minggu. "Setelah jeda dua minggu, vitalik.eth(@VitalikButerin) kembali menjual ETH!" tulis akun tersebut, seraya menambahkan bahwa Buterin telah menarik 3.500 ETH ($6,95 juta) dari protokol peminjaman Aave sebelum mulai melepas sebagian kepemilikannya.
Urutan penarikan lalu penjualan ini penting. Trader biasanya membedakan antara transfer dompet pasif dan likuidasi yang disengaja, dan menarik token dari platform peminjaman untuk kemudian menjualnya lebih dipandang sebagai tindakan yang terakhir.
Baca Juga: What If AI Bullishness Is Actually Bearish For Economy? This Research Paper Suggests So
Mengapa Penting: Pergerakan Founder Membentuk Sentimen
Korelasi antara aktivitas dompet Buterin dan penurunan harga ETH tidak serta-merta membuktikan hubungan sebab-akibat. Namun dompet para pendiri adalah di antara alamat yang paling diawasi di dunia kripto, dan aksi jual yang terlihat jelas dari salah satu pemegang terbesar dapat menjadi titik fokus bagi posisi pasar ketika harga memang sudah dalam tren turun.
Bagi para trader, pertanyaannya sekarang adalah apakah penjualan ini tetap menjadi arus yang terbatas dan mudah dilacak, atau berubah menjadi jenis berita berulang yang menarik turun likuiditas dan sentimen hanya karena terus terlihat.
Jika penjualan lain yang ditautkan ke dompet terkait kembali muncul, pelaku pasar kemungkinan akan terus menguji polanya terhadap pergerakan harga alih-alih menganggap aksi jual sebagai satu-satunya pemicu.
Baca Berikutnya: Blockchain Data Now Predicts Drug Crises Months Before Official Statistics, Chainalysis Finds





