XRP (XRP) harus ditutup di atas $1,51 sebelum reli kenaikan yang sesungguhnya dapat dimulai, dan seorang analis memperkirakan pasar akan mengguncang lebih dulu para pemegang lemah.
Pola Falling Wedge XRP Mengerucut di Titik Puncak
Seorang analis kripto bernama MichaelXBT mengatakan XRP telah menghabiskan berbulan-bulan membentuk pola falling wedge pada grafik mingguan, sebuah struktur yang sering menunjukkan potensi pergerakan naik setelah harga menembus batas atasnya.
Koin ini telah diperdagangkan di dalam wedge tersebut sejak Juli 2025, ketika harganya memuncak di $3,66.
Sejak itu XRP telah turun sekitar 62%, merosot ke sekitar $1,37 selama penurunan pasar yang meluas dan semakin dalam pada Oktober.
Batas atas tersebut berulang kali membatasi upaya pemulihan XRP. Dorongan mendekati level $3 dari September hingga Oktober 2025 gagal, dan upaya Januari 2026 terhenti di $2,41.
Harga kini berada di bagian tersempit struktur tersebut, dan MichaelXBT meyakini pergerakan besar berikutnya sudah dekat.
Baca Juga: Goldman Sachs Walks Away From XRP, Solana In Sharp Q1 Crypto Reset
Matt Hughes Menandai Ambang $1,51
Sebuah falling wedge terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis menurun yang secara bertahap saling mendekat, dengan tekanan jual berangsur berkurang seiring pola berkembang. Penutupan di atas garis atas sering kali memicu reli tajam.
Garis atas tersebut saat ini berada di kisaran $1,50 hingga $1,51.
Komentator pasar Matt Hughes, yang dikenal sebagai The Great Mattsby, menggambarkan area itu sebagai level yang harus ditembus XRP sebelum reli penembusan dapat dikonfirmasi.
Hughes mencatat bahwa susunan teknikal ini tampak menjanjikan, namun XRP membutuhkan penutupan mingguan dan bulanan di atas $1,51 untuk memvalidasinya. Level tersebut sejajar dengan Fibonacci retracement 0,5, titik yang gagal dipertahankan aset ini sepanjang tahun.
Pola ini sendiri tidak menjamin apa pun. Namun, para analis yang mengamati wedge berpendapat bahwa harga yang telah mencapai apex cenderung memaksa keputusan arah besar berikutnya.
Riwayat Harga XRP Membuka Jalan untuk Shakeout
Peringatan MichaelXBT kurang berfokus pada penembusan naik, dan lebih pada apa yang akan terjadi sebelumnya. Ia memperkirakan pasar akan menurunkan harga XRP dalam sebuah “shakeout” yang sengaja dirancang untuk menyingkirkan investor ritel yang kurang memiliki keyakinan.
Analis lain menyuarakan kekhawatiran serupa awal musim semi ini, dengan menyarankan bahwa ayunan besar berikutnya dapat menggoyahkan tekad pembeli ritel.
Kewaspadaan tersebut sejalan dengan pergerakan XRP baru-baru ini. Setelah memuncak di dekat $3,66 pada pertengahan Juli 2025, token ini memasuki fase koreksi panjang, sempat menyentuh $1,60 pada 17 Maret, jatuh lagi, dan terbaru gagal menembus $1,54 pada 14 Mei.
Baca Selanjutnya: XRP Ledger Sees 40% Node Upgrade Ahead Of May 27 Mainnet Deadline





