Antrean Staking Ethereum Capai Tertinggi 18 Bulan dengan 2,5 Juta ETH Menunggu Terkunci

Antrean Staking Ethereum Capai Tertinggi 18 Bulan dengan 2,5 Juta ETH Menunggu Terkunci

Hampir 36 juta token Ethereum senilai lebih dari $119 miliar kini terkunci dalam kontrak staking — mewakili hampir 30% dari pasokan beredar mata uang kripto tersebut — sementara pendiri jaringan Vitalik Buterin mendesak pengembang untuk berhenti bereksperimen dan mulai membangun aplikasi yang benar-benar akan digunakan orang.

Apa yang Terjadi: Lonjakan Staking Capai Puncak 18 Bulan

ETH yang di‑stake naik dari 35,5 juta menjadi hampir 36 juta sejak awal Januari, menurut data ValidatorQueue. Harganya turun lebih dari 30% sejak Agustus.

Antrean staking kini melampaui 2,5 juta ETH, level tertingginya sejak Agustus 2023. Antrean unstaking berada di angka nol.

Partisipan institusional termasuk Digital Asset Treasuries yang tercatat di bursa dan layanan staking besar mendorong sebagian besar aktivitas terbaru. Pengamat pasar mengatakan peningkatan stake memperkuat profil keamanan protokol.

Sementara itu, Buterin menyatakan infrastruktur sudah siap. Ia menunjuk proof of stake, biaya transaksi yang lebih rendah, dan skalabilitas fungsional melalui ZK‑EVM dan Layer 2 sebagai buktinya.

"Pada 2014, ada sebuah visi: kamu bisa memiliki aplikasi terdesentralisasi permissionless yang dapat mendukung keuangan, media sosial, berbagi tumpangan, organisasi tata kelola, crowdfunding, dan berpotensi menciptakan seluruh web alternatif," tulisnya di X pada 14 Jan.

Also Read: Ethereum Holds $3,280 Level As Momentum Indicators Flash Warning Signs

Mengapa Penting: Infrastruktur Siap, Aplikasi Diperlukan

Buterin memperkenalkan apa yang ia sebut "uji walkaway" — standar sederhana yang menanyakan apakah data dan fungsionalitas aplikasi terdesentralisasi akan tetap bertahan jika operatornya menghilang.

Ia mencontohkan Fileverse, editor dokumen terdesentralisasi, sebagai proyek yang lolos uji tersebut.

Ia mengkritik perangkat konsumen yang mengunci pengguna dalam akun, langganan, dan pengumpulan data. Kontrasnya jelas: alat yang dimiliki orang versus produk yang "memiliki" mereka.

Kesenjangan antara kemajuan teknis dan tekanan pasar tetap terlihat. Antrean staking yang membengkak menandakan keyakinan jangka panjang pada masa depan jaringan, tetapi kini pengembang harus menghadirkan perangkat lunak praktis yang memenuhi kebutuhan sehari‑hari.

Read Next: Interactive Brokers Launches 24/7 USDC Deposits, Plans RLUSD And PYUSD Support

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.