Arthur Hayes menetapkan target harga $150 untuk Hyperliquid (HYPE) dan mengatakan token tersebut akan melampaui Solana (SOL) sebelum reli bull saat ini berakhir.
Poin-Poin Utama:
- Hayes, co-founder BitMEX, menegaskan kembali proyeksi $150 untuk HYPE dan menepis pembicaraan soal pasar bear.
- Ia memperkirakan token tersebut akan melampaui Solana, yang masih memiliki valuasi pasar jauh lebih besar.
- Matt Hougan dari Bitwise menggemakan pandangan itu, menyebut HYPE sebagai aset lintas generasi.
Hayes Dukung Target HYPE
Hayes, yang ikut mendirikan bursa derivatif BitMEX, memposting pandangannya di X dan mengabaikan peringatan bahwa pasar telah berbalik bearish. Ketika seorang pengguna menyatakan pasar bear, ia membalas bahwa portofolio altcoin spekulatifnya tidak sependapat.
Ia membaca kesenjangan antara kelemahan pasar secara luas dan segelintir taruhan yang berkinerja unggul sebagai bukti bahwa reli masih bertahan untuk posisi yang tepat.
Hayes sudah pernah membeli token tersebut, mengakumulasi lebih dari 26.000 HYPE, dan unggahan terbarunya menyiratkan bahwa kepemilikan itu telah berkembang menjadi taruhan dengan keyakinan tinggi. Ia menyinggung Clarity Act dan resistensi dari keuangan tradisional untuk membingkai narasi perdagangannya.
Juga Baca: Zcash Mendingin Setelah Turun 6% Sementara Monero Jadi Sorotan
Buyback Jadi Penopang Harga
Program buyback Hyperliquid telah menggelontorkan lebih dari $1,16 miliar untuk membeli kembali HYPE di pasar terbuka, menempatkan bid yang stabil di bawah harga.
Pendapatan protokol juga meningkat tajam. Hyperliquid Strategies, kendaraan treasury yang terdaftar di Nasdaq, melaporkan laba kuartalan sebesar $152,5 juta, hampir seluruhnya terkait dengan keuntungan dari cadangan tokennya.
Mengapa Proyeksi Ini Penting
Matt Hougan, chief investment officer di Bitwise, telah sampai pada pandangan serupa, menggambarkan HYPE sebagai aset lintas generasi yang layak diukur terhadap pasar global senilai $600 triliun, bukan hanya kolam kripto $3 triliun.
Ia menyebut dana BHYP milik perusahaannya sebagai peluncuran kripto single-asset terkuat sejak Bitcoin (BTC), dan dana itu telah menghimpun hampir $60 juta sejak pertengahan Mei. Hougan menyebut HYPE sebagai “token Gen 2” karena hampir semua biaya mengalir kembali ke buyback.
Secara valuasi pasar, Solana masih jauh lebih besar daripada HYPE dan tetap menjadi venue utama untuk keuangan terdesentralisasi dan perdagangan spekulatif. Apakah HYPE dapat menutup kesenjangan itu bergantung pada seberapa jauh siklus spekulatif berlanjut dan apakah lintasan pendapatannya terus membenarkan premi yang kini dipasang Hayes dan para pendukung lainnya.
Token ini telah reli kuat sepanjang 2026, sempat melampaui Solana dalam nilai fully diluted minggu lalu dan diperdagangkan mendekati rekor tertinggi di atas $60. Kenaikan itulah yang menjadi landasan proyeksi $150, dan sekaligus faktor yang bisa menggagalkannya seketika jika aktivitas futures perpetual mereda.
Baca Selanjutnya: Strategi Menarik Kembali $30Juta Dalam Bitcoin, Meredakan Kekhawatiran Sell-Off





