66,5% Bitcoin Dipegang Investor Jangka Panjang, Namun Siklus Terlihat Macet

Alexey Bondarev
Alexey BondarevApr, 25 2026 5:16
CryptoQuant data shows BTC dominance fading near 60%, with a bearish MACD crossover and altcoin volume signal pointing to possible rotation (Image: Shutterstock)
CryptoQuant data shows BTC dominance fading near 60%, with a bearish MACD crossover and altcoin volume signal pointing to possible rotation (Image: Shutterstock)

Porsi Bitcoin (BTC) yang dipegang investor jangka panjang terus bertambah, namun data on-chain mengindikasikan aset ini belum memasuki fase bull yang terkonfirmasi.

Data On-Chain Mendinginkan Wacana Pasar Bull

Pemegang jangka panjang kini menguasai 66,5% dari suplai Bitcoin beredar, menurut data CheckOnChain terbaru yang dikutip AMBCrypto. Angka ini masih rendah dibanding puncak siklus sebelumnya yang mendekati 80%.

Banyak koin tersebut beralih status menjadi pegangan jangka panjang saat masih dalam posisi rugi. Pemegang yang membeli dekat harga pembukaan Desember sekitar $90.000 telah masuk ke dalam kelompok ini, namun BTC diperdagangkan sekitar 15% di bawah level tersebut.

Bitcoin pulih ke atas $78.700 minggu ini setelah sempat menyentuh titik terendah di dekat $77.000, menurut data dari Coinbase. Reli 13,7% di kuartal II ini telah meningkatkan selera risiko, meski dinamika suplai masih berhati-hati.

Juga Baca: Token Bertema AI CHIP Catat Volume Masif $1,1 Miliar Meski Harga Turun 5%

Santiment Peringatkan Risiko FOMO Dekat $80.000

Santiment melaporkan bahwa sentimen massa berbalik dari pesimisme ekstrem pada Senin menjadi “ultra FOMO mode” pada Kamis. Firma tersebut memperingatkan bahwa penembusan bersih di atas $80.000 akan terlihat lebih sehat setelah euforia mereda.

Analis berpendapat siklus masih berada dalam fase transisi sampai suplai yang dipegang pemegang jangka panjang (LTH) terdorong ke kisaran 85% yang secara historis terkait fase bull yang lebih tahan lama.

Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di dekat $126.000 pada Oktober 2025, lalu terkoreksi tajam sepanjang kuartal I 2026. Aset ini membentuk titik terendah di kisaran $65.000 sebelum berangsur naik kembali menuju zona resistansi $80.000 yang telah membatasi percobaan kenaikan belakangan ini.

Baca Selanjutnya: BTC dan ETH Turun Semalam Saat Data Jepang Menambah Tekanan pada Aksi Jual Geopolitik

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
66,5% Bitcoin Dipegang Investor Jangka Panjang, Namun Siklus Terlihat Macet | Yellow