Buterin Peringatkan Eksploit AI Dapat Memaksa Kripto Masuk ke Era Bukti Matematika

profile-murtuza-merchant
Murtuza Merchant53 menit yang lalu
Buterin Peringatkan Eksploit AI Dapat Memaksa Kripto Masuk ke Era Bukti Matematika

Vitalik Buterin mengatakan kemajuan artificial intelligence could reshape how crypto systems are attacked dan dipertahankan, mendorong infrastruktur menuju perangkat lunak yang terverifikasi secara matematis.

Esai Buterin Menguraikan Ancaman AI

Co-founder Ethereum tersebut argued bahwa increasingly powerful AI models akan membuat penemuan dan eksploitasi kerentanan dalam perangkat lunak yang kompleks menjadi jauh lebih mudah.

Buterin menyebut bug dalam infrastruktur kripto menjadi lebih mengkhawatirkan ketika alat AI mulai mengotomatiskan pencarian kerentanan, sebuah kekhawatiran yang digaungkan di komunitas riset keamanan.

Ia menyoroti infrastruktur Ethereum (ETH), mekanisme konsensus, dan kriptografi pasca-kuantum sebagai target prioritas untuk pertahanan yang lebih kuat.

Alih-alih hanya mengandalkan audit tradisional, Buterin said pengembang sebaiknya mengadopsi verifikasi formal, pendekatan yang membuktikan secara matematis bahwa kode berperilaku sebagaimana dimaksud di bawah kondisi tertentu.

Also Read: Crypto Funds Bleed $1.07B As Iran Tensions End Six-Week Inflow Run

Verifikasi Formal sebagai Pertahanan

"AI memberi Anda kemampuan menulis kode dalam volume besar dengan mengorbankan akurasi, dan verifikasi formal mengembalikan akurasi itu," tulis Buterin.

Ia menanggapi para peneliti yang berpendapat bahwa perangkat lunak yang dihasilkan AI menjadi mustahil untuk sepenuhnya dipercaya, dan justru menghadirkan pandangan yang lebih optimistis.

Buterin percaya pengkodean berbantuan AI yang dipasangkan dengan alat verifikasi pada akhirnya dapat menghasilkan perangkat lunak yang lebih kuat daripada yang dibuat manusia sendiri.

Ia juga menyoroti proyek-proyek aktif seperti Arklib dan evm-asm, yang berfokus pada pengamanan infrastruktur kriptografi dan perangkat lunak Ethereum Virtual Machine.

Esai tersebut warned, bagaimanapun, bahwa verifikasi formal bukanlah obat mujarab. Bahkan sistem yang terbukti secara matematis pun dapat gagal ketika pengembang memverifikasi asumsi yang salah atau ketika eksploit berada di luar jalur kode yang diverifikasi.

Rekam Jejak Keamanan Buterin

Buterin menggambarkan masa depan di mana infrastruktur digital sensitif terkonsentrasi dalam sistem "inti aman" yang lebih kecil, terisolasi dan sangat terverifikasi, sementara aplikasi yang kurang kritis berjalan dengan izin terbatas.

Co-founder Ethereum tersebut berulang kali kembali pada tema keamanan AI tahun ini. Pada Februari, ia menyarankan agar peningkatan produktivitas AI dibagi antara kecepatan dan keamanan, dan pada Mei ia mendukung alat verifikasi formal seperti Lean untuk pengembangan dengan jaminan tinggi. Tulisan terbarunya memperluas argumen itu menjadi klaim yang lebih luas, menjadikan bukti matematika sebagai jawaban paling kredibel terhadap alat serangan berbasis AI di seluruh sistem blockchain dan internet tradisional.

Read Next: Iran Settles Hormuz Shipping Cover In Bitcoin, Eyes $10B Haul

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Buterin Peringatkan Eksploit AI Dapat Memaksa Kripto Masuk ke Era Bukti Matematika | Yellow.com