Ethereum menembus pola wedge menurun dua bulan, namun pemegang besar menjual token senilai $971 juta dalam tiga hari. Reli kini menghadapi tekanan dari distribusi whale sementara indikator teknikal memberikan sinyal momentum yang saling bertentangan.
Apa yang Terjadi: Distribusi Whale
Wallet yang memegang antara 100.000 dan 1 juta ETH menjual sekitar 300.000 token dalam tiga hari terakhir. Penjualan itu bernilai lebih dari $971 juta pada harga saat ini.
Perilaku jual ini menunjukkan skeptisisme di antara pemegang besar terhadap kemampuan Ethereum mempertahankan level harga yang lebih tinggi.
Whale biasanya mendistribusikan saat terjadi breakout untuk mengamankan keuntungan, sebuah pola yang dapat memperlambat momentum naik jika permintaan dari investor ritel tidak mampu menyerap tambahan suplai tersebut.
Also Read: Tether Launches Scudo, Satoshi-Inspired Fractional Gold Unit Amid Record Price Rally
Mengapa Penting: Dukungan Holder Jangka Panjang
Perilaku holder jangka panjang dapat menstabilkan harga meskipun ada tekanan jual dari whale.
Metrik Liveliness Ethereum dari Glassnode turun tajam sejak akhir Desember 2025, menandakan bahwa investor berjangka waktu panjang memilih menahan daripada menjual.
Penurunan angka Liveliness mencerminkan keyakinan di antara holder mapan. Sikap menahan ini mengurangi suplai beredar yang siap dijual, yang dapat membantu mengimbangi tekanan dari whale dan mendukung struktur bullish yang lebih luas.
Ethereum diperdagangkan dekat $3.265 setelah mengonfirmasi breakout dari wedge menurun. Pola ini memproyeksikan potensi kenaikan 29,5% menuju target $4.061, meski untuk mencapainya dibutuhkan permintaan yang berkelanjutan dan distribusi yang berkurang.
Target jangka pendek yang lebih realistis berada di $3.447 jika ETH berhasil menjadikan $3.287 sebagai level support.
Read Next: Can Bitcoin Break $97K With $1B In Stablecoin Reserves Available On Binance?

