Solana (sol) menghasilkan pendapatan aplikasi jauh lebih besar daripada Hyperliquid (hype), namun SOL tetap tertinggal sementara HYPE mencatat kenaikan kuat, menyoroti fokus investor yang makin bergeser ke penangkapan nilai alih-alih hanya aktivitas jaringan.
Poin Utama
- Solana menghasilkan hampir dua kali lipat pendapatan aplikasi 24 jam dibanding Hyperliquid.
- Sebagian besar pendapatan Solana tetap berada di aplikasi, bukan langsung mengalir ke pemegang SOL.
- HYPE naik sekitar 64% dalam dua bulan, sementara SOL turun kira-kira 15%.
Pendapatan Solana
Solana saat ini mengungguli Hyperliquid dalam pendapatan aplikasi 24 jam, menghasilkan hampir dua kali lipat jumlah yang dihasilkan pesaingnya, menurut data yang dikutip AMBCrypto. Meski tampak sebagai keunggulan jelas bagi jaringan, manfaatnya belum tentu dirasakan pemegang SOL.
Porsi besar pendapatan yang dihasilkan di Solana tetap berada di aplikasi terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain tersebut. Akibatnya, meningkatnya aktivitas di seluruh ekosistem tidak otomatis berubah menjadi permintaan yang lebih kuat untuk token SOL.
Hyperliquid, di sisi lain, mengikuti model berbeda. Sebagian besar pendapatannya berasal dari bursa futures perpetual, menciptakan kaitan yang lebih langsung antara pendapatan platform dan token HYPE melalui mekanisme buyback dan burn.
Saat penulisan, SOL mempertahankan keunggulan tipis dalam open interest agregat. Data dari Coinalyze menunjukkan sekitar $2,16 miliar open interest terkait kontrak SOL, dibanding sekitar $2,06 miliar untuk HYPE.
Kesenjangan yang relatif kecil ini patut dicatat mengingat riwayat Hyperliquid yang lebih singkat di pasar. Hal ini menunjukkan minat trader terhadap HYPE telah berkembang pesat meski ekosistem Solana lebih besar dan angka pendapatannya lebih kuat.
Funding rate juga mencerminkan posisi yang berbeda di antara para trader. SOL mencatat funding rate positif ringan sebesar 0,0004, sementara HYPE mencatat funding rate negatif -0,0009, yang mengindikasikan posisi long kurang ramai di pasar Hyperliquid.
Juga Baca: BitMine Membeli Lagi ETH Senilai $92 Juta Saat Taruhan Kepemilikan 5% Semakin Dekat
Kinerja HYPE
Pergerakan harga menegaskan pentingnya ekonomi token yang terus meningkat.
Dalam dua bulan terakhir, HYPE naik hampir 64%, sementara SOL turun sekitar 15%. Kontras ini muncul bahkan ketika Solana terus mengungguli Hyperliquid dalam pendapatan aplikasi, mengisyaratkan bahwa investor melihat melampaui sekadar aktivitas jaringan mentah.
Pelaku pasar tampaknya makin fokus pada apakah pendapatan protokol secara langsung menguntungkan pemegang token. Struktur Hyperliquid menyediakan jalur yang lebih jelas antara pembentukan pendapatan dan nilai token, sementara aktivitas ekonomi Solana sebagian besar tetap terkonsentrasi dalam aplikasi yang beroperasi di jaringan.
Pertanyaan tentang penangkapan nilai telah mengikuti Solana selama bertahun-tahun. Blockchain ini secara konsisten berada di antara pemimpin industri dalam volume transaksi, pengguna aktif, dan pendapatan aplikasi, namun perdebatan tentang seberapa besar aktivitas itu pada akhirnya mendukung SOL terus berlanjut, terutama ketika pertumbuhan jaringan dan kinerja token bergerak ke arah berlawanan.
Baca Berikutnya: Rekor Arus Keluar $8 Miliar Isyaratkan Institusi Menilai Ulang Risiko Kripto





