Pasar mata uang kripto memasuki jendela makro yang padat ketika perkembangan politik, sinyal kebijakan moneter, laba korporasi, dan tenggat penutupan pemerintah AS yang membayangi bertepatan dalam hitungan hari, meningkatkan risiko gejolak harga tajam di berbagai aset digital.
Kesesuaian beberapa peristiwa berdampak tinggi ini datang pada saat kondisi likuiditas tetap terbatas, membuat pasar kripto sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan dan sentimen risiko yang lebih luas.
Kebijakan Moneter dan Sinyal Inflasi Menjadi Sorotan Utama
Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan kebijakan mendatang, menempatkan sorotan pada konferensi pers Ketua Jerome Powell.
Data inflasi terbaru menunjukkan kemajuan terbatas dalam meredakan tekanan harga, memperkuat ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga kecil kemungkinan terjadi dalam waktu dekat.
Pasar juga akan mencermati data inflasi harga produsen AS akhir pekan ini, yang memberikan gambaran tentang tekanan harga hulu yang dihadapi pelaku usaha.
Harga produsen yang tinggi dapat semakin mendukung sikap hati‑hati The Fed, memperpanjang periode kondisi keuangan yang ketat yang biasanya membebani aset spekulatif dan bergantung pada likuiditas seperti mata uang kripto.
Risiko Politik dan Laba Korporasi Menambah Volatilitas
Ketidakpastian politik menambah lapisan kompleksitas lain.
Presiden AS Donald Trump dijadwalkan memberikan pidato tentang ekonomi AS dan harga energi, topik yang sangat terkait dengan ekspektasi inflasi.
Setiap fokus baru pada tarif atau kebijakan energi dapat memengaruhi persepsi pasar mengenai inflasi di masa depan dan jalur suku bunga.
Pada saat yang sama, laporan laba dari perusahaan teknologi besar termasuk Tesla, Meta, Microsoft, dan Apple diperkirakan akan membentuk sentimen pasar yang lebih luas.
Juga Baca: 420,000 Binance-Linked Credentials Found In Massive 149M Record Data Leak
Perusahaan‑perusahaan ini memiliki bobot besar dalam indeks saham, dan kejutan laba dapat memengaruhi selera risiko di berbagai kelas aset, termasuk kripto.
Tenggat Penutupan Pemerintah Memicu Kekhawatiran Likuiditas
Pekan ini akan ditutup dengan tenggat untuk mengesahkan undang‑undang pendanaan dan mencegah penutupan pemerintah AS.
Episode penutupan sebelumnya dikaitkan dengan meningkatnya volatilitas dan kondisi likuiditas yang lebih ketat, karena ketidakpastian seputar belanja pemerintah federal dan pasar pendanaan jangka pendek membebani kepercayaan investor.
Bagi pasar kripto, konvergensi peristiwa‑peristiwa ini sekali lagi menyoroti seberapa erat aset digital kini terhubung dengan dinamika makroekonomi dan likuiditas.
Analis mencatat bahwa meski tiap peristiwa mungkin dapat dikelola secara terpisah, kedatangan mereka secara bersamaan meningkatkan risiko pergerakan pasar yang tiba‑tiba jika sinyal kebijakan atau data ekonomi mengejutkan investor.
Baca Berikutnya: Stablecoins Could Drain 33% Of U.S. Bank Deposits: Standard Chartered

