Pemegang Bitcoin Menolak Menjual Saat Pasokan di Bursa Bertahan di Titik Terendah 8 Tahun

Pemegang Bitcoin Menolak Menjual Saat Pasokan di Bursa Bertahan di Titik Terendah 8 Tahun

Bitcoin (BTC) yang tersimpan di bursa tersentralisasi bertahan di kisaran 5,6% selama sebulan, angka terendah sejak 2018, meski aset ini diperdagangkan sekitar $78.100.

Data Santiment Mengungkap Lantai Delapan Tahun

Perusahaan analitik on-chain Santiment melaporkan pekan ini bahwa porsi BTC yang tersimpan di dompet terkait bursa tersentralisasi tetap datar di sekitar 5,6%, level yang terakhir terlihat pada 2018.

Turunnya cadangan di bursa biasanya menunjukkan investor memindahkan koin ke self-custody, pola yang sering dibaca sebagai berkurangnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Ethereum (ETH) justru bergerak berlawanan dalam 10 hari terakhir, dengan pasokan di bursa naik dari 4,2% menjadi 4,6% setelah lonjakan arus masuk sekitar 240.000 ETH pada 10 Mei, menurut Santiment dan grafik netflow CryptoQuant.

Also Read: Whale Handover On Binance: 225,558 ETH In, $1.32B Stablecoins Out

Analis Menilai Sinyal Keyakinan Holder

Santiment mengatakan angka BTC tersebut “adalah rasio terendah pasokan BTC di bursa sejak 2018,” dan menggambarkan tren ini sebagai bukti kedisiplinan holder, bukan sekadar pergeseran pasif ke cold storage. Perusahaan itu mencatat level Ethereum masih berada dekat titik terendah sejak ETH mulai diperdagangkan publik pada 2015, bahkan setelah kenaikan terbaru.

Analis berpendapat bahwa perbedaan ini mencerminkan profil utilitas yang berbeda, karena arus masuk ETH sering mengikuti aktivitas DeFi, staking, dan layer-2 dibandingkan niat jual murni.

Pasokan Bitcoin di bursa yang datar bertahan selama pemulihan dari titik terendah Februari di dekat $61.000 dan koreksi terbaru yang dipicu tekanan imbal hasil Treasury, mengisyaratkan para holder tidak berbondong-bondong ambil untung saat harga naik.

Namun ada sejumlah catatan.

Cadangan di bursa tidak lagi menggambarkan keseluruhan pasar, karena ETF spot dan kustodi off-chain telah menyerap porsi pasokan yang terus bertambah dalam dua tahun terakhir.

Pergerakan Harga BTC dalam Beberapa Pekan Terakhir

BTC diperdagangkan di dekat $78.100 pada Sabtu, turun sekitar 1,9% dalam tujuh hari dan sekitar 38% di bawah rekor tertinggi Oktober 2025 di $126.198.

Aset ini sempat menembus $82.800 awal Mei sebelum lonjakan imbal hasil Treasury dan arus keluar mingguan sekitar $1 miliar dari ETF spot Bitcoin menariknya kembali ke bawah $80.000.

Read Next: Why A $322B Stablecoin Pile Hasn't Triggered The Crypto Rally Bulls Expected

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Pemegang Bitcoin Menolak Menjual Saat Pasokan di Bursa Bertahan di Titik Terendah 8 Tahun | Yellow.com