Ethereum (ETH) terjebak di antara $2.200 dan $2.400 setelah periode 48 jam di Binance mengungkap rotasi modal tidak biasa oleh pemegang besar.
Inflow Binance Bertemu dengan Keluarannya Stablecoin
Pola ini pertama kali disorot oleh analis on-chain CryptoOnchain dalam CryptoQuant Quicktake, dengan data yang kemudian dikutip oleh Bitcoinist dan Blockonomi minggu ini.
Pada 10 Mei, Binance mencatat setoran Ethereum bersih terbesar dalam enam bulan, yakni 225.558 ETH dalam satu hari.
Dua hari kemudian, bursa tersebut mencatat outflow stablecoin sebesar $1,32 miliar, dengan daya beli keluar dari platform hampir secepat Ether masuk.
Setoran sebesar itu biasanya dibaca sebagai pertanda akan adanya aksi jual. Penghapusan likuiditas stablecoin secara bersamaan membuat pembacaan ini rumit, karena para whale menarik cadangan kas mereka dari bursa yang sama.
CryptoOnchain menggambarkan rangkaian ini sebagai serah terima struktural, bukan keluarnya pihak secara terkoordinasi, dan Ether bertahan di sekitar $2.300 sepanjang periode tersebut tanpa pergerakan tajam.
Juga Baca: Southeast Asia Blockchain Week Brings Ripple, Avalanche, Solana Foundation, And K-Pop To Bangkok
Derivatif Mengisyaratkan Keyakinan yang Tenang
Sisi derivatif di Binance menggambarkan cerita yang lebih tenang, dan inilah yang membuat kondisi saat ini tidak biasa bagi analis yang memantau kedua buku sekaligus.
Funding rate Ethereum berbalik dari wilayah negatif di -0,007 pada awal Mei menjadi positif di +0,004 pada pertengahan bulan. Open interest naik sekitar 13% dalam rentang waktu yang sama, mengindikasikan posisi long baru alih-alih penutupan posisi lama.
Likuidasi menjadi detail yang paling mencolok. Angkanya turun 99,6% di bawah rata-rata tiga bulanan, hampir menyentuh nol meski leverage bertambah.
CryptoOnchain menafsirkan kombinasi ini sebagai kedisiplinan, bukan spekulasi. Partisipan menyusun ukuran posisi dengan jaminan yang mampu menyerap volatilitas normal, bahkan ketika aliran spot berputar ke kedua arah.
Analis itu menambahkan peringatan bahwa stabilitas internal tetap bisa diganggu oleh guncangan makroekonomi eksternal yang datang dari luar struktur pasar sepenuhnya.
Harga Ether Menjaga Pivot Jangka Panjang
ETH diperdagangkan di sekitar $2.250 pada grafik mingguan pada saat analisis, berada di level yang telah berperan sebagai support sekaligus resistance sepanjang siklus saat ini.
Token ini pulih setelah sempat kehilangan level $2.000 awal tahun ini, lalu stabil di atas simple moving average 200 mingguan. Di sisi atas, rata-rata 50 dan 100 mingguan berkumpul di kisaran $2.400 hingga $3.000 dan masih membatasi reli.
Ether mundur dari area $4.000 hingga $4.500 pada akhir 2025 setelah penolakan tajam, dan bulan-bulan berikutnya menghasilkan koreksi dalam yang menghapus sebagian besar kenaikan sebelumnya. Stabilitas terbaru telah menjaga kisaran konsolidasi dua tahun yang lebih luas tetap utuh, dengan baik bull maupun bear belum mengambil kendali penuh atas momentum.
Baca Selanjutnya: Gemini Space Station Hit By Multiple Securities Fraud Claims After IPO





