Dua belas bank besar Eropa mendukung stablecoin berdenominasi euro bernama Qivalis, dengan perusahaan kustodi kripto Fireblocks yang menyediakan infrastruktur dasarnya.
Siapa Saja dalam Konsorsium
Konsorsium Qivalis includes Banca Sella, BBVA, BNP Paribas, CaixaBank, Danske Bank, DekaBank, DZ BANK, ING, KBC, dan Raiffeisen Bank International, di antara lainnya. Grup ini mencakup Prancis, Spanyol, Jerman, Italia, Belgia, Denmark, dan Austria.
Cakupan yang luas ini tidak biasa untuk sebuah proyek stablecoin. Sebagian besar upaya stablecoin privat di Eropa selama ini merupakan inisiatif satu atau dua institusi. Konsorsium dengan dua belas bank menandakan upaya terkoordinasi untuk menciptakan instrumen berskala pasar, bukan sekadar token penyelesaian milik satu pihak.
Also Read: One Company Now Owns 4% Of All Ethereum, Bitmine Adds 101,627 ETH In A Week
Peran Fireblocks
Fireblocks mengkhususkan diri pada infrastruktur kustodi dan penyelesaian aset kripto untuk klien institusional. Perannya di Qivalis mencakup lapisan teknis yang dibutuhkan bank untuk menerbitkan, mentransfer, dan menebus euro yang ditokenisasi.
Perusahaan tersebut belum memublikasikan detail tentang bagaimana token Qivalis akan dikolateral. Belum dikonfirmasi apakah stablecoin ini akan didukung satu banding satu oleh simpanan euro atau menggunakan struktur cadangan yang lebih kompleks.
Also Read: RaveDAO Jumps 62% In A Day, But Volume Now Exceeds Its Entire Market Cap
Latar Belakang Regulasi
The *Markets in Crypto-Assets* regulation, known as MiCA, mulai berlaku di seluruh Uni Eropa pada 2024. Aturan ini menciptakan jalur perizinan formal untuk stablecoin euro, yang disebut token uang elektronik. Setiap penerbit harus menahan cadangan penuh dalam aset likuid berkualitas tinggi dan berlisensi dari otoritas keuangan nasional.
Kehadiran MiCA mempercepat minat bank pada infrastruktur stablecoin. Bank yang menerbitkan stablecoin euro yang sesuai aturan akan memperoleh kendali langsung atas jalur pembayaran yang bersaing dengan jaringan kartu dan Swift.
Qivalis belum mengungkap regulator nasional mana yang akan mengawasi penerbitan atau entitas mana yang akan memegang lisensi resmi sebagai penerbit.
Read Next: Crypto Futures Wipeout: $197M Liquidated As BTC Climbs Above $76K





