Tether (USDT) untuk sementara menyalip Ethereum (ETH) dalam nilai pasar untuk pertama kalinya dalam hampir delapan tahun, meski Ethereum kini sudah kembali merebut posisi kedua.
Poin-Poin Utama:
- Kapitalisasi pasar USDT sempat melampaui Ethereum sebelum Ethereum kembali ke peringkat nomor dua.
- Investor menarik modal dari aset berisiko dan mengandalkan stablecoin untuk likuiditas.
- Analis mengatakan pergeseran ini memicu pembicaraan tentang “musim stablecoin” 2026.
USDT Menyalip Ethereum
Kapitalisasi pasar Tether naik hingga sekitar US$187,05 miliar sementara Ethereum turun ke sekitar US$186,263 miliar, menurut data yang menunjukkan. Jarak antara kedua aset itu menyempit hingga di bawah US$1 miliar.
Pergeseran tersebut terbukti hanya berlangsung singkat. Ethereum sejak itu telah merebut kembali posisi kedua, dengan kapitalisasi pasarnya kembali mendekati US$188 miliar.
Baca Juga: AAVE Buyers Absorb Heavy Selling, But Price Still Slides 12%
Analis Mengintip Musim Stablecoin
Pembalikan cepat ini segera menarik perhatian pasar, di mana para trader memilih posisi defensif selama berminggu-minggu volatilitas.
Kritikus Bitcoin Peter Schiff memprediksi bahwa kapitalisasi pasar Tether akan segera melampaui Ethereum dan akhirnya Bitcoin (BTC).
Mike McGlone, ahli strategi senior di Bloomberg Intelligence, juga berpendapat bahwa modal sedang bergeser menuju stabilitas dan utilitas, dan stablecoin tetap menarik sebagai penyimpan nilai dan aset penyelesaian ketika keyakinan pasar memudar.
Kapitalisasi Pasar Ethereum Turun
Latar belakangnya adalah penarikan besar-besaran dari aset berisiko. Pasar stablecoin telah menyusut lebih dari US$7 miliar dalam waktu kurang dari 21 hari, sementara investor menarik sekitar US$400 miliar dari kripto.
Total value locked Ethereum turun menjadi hanya US$36 miliar, menandakan aktivitas on-chain yang mendingin seiring dengan penurunan harganya. Dalam beberapa minggu terakhir, pasangan ETH/BTC tetap berada dalam tren turun yang stabil bahkan ketika dominasi Bitcoin bertahan di dekat 60%, dan Ethereum masih menjadi jangkar keuangan terdesentralisasi meskipun sedang merosot.
Baca Selanjutnya: XRP And Stellar Are Trending Together Again, Here's What Traders Spotted





