CFTC Ambil Alih Kendali Saat Komite Senat Mempercepat Kerangka Regulasi Bitcoin Bersejarah

CFTC Ambil Alih Kendali Saat Komite Senat Mempercepat Kerangka Regulasi Bitcoin Bersejarah

Komite Pertanian Senat AS secara resmi menetapkan jadwal untuk memajukan legislasi struktur pasar mata uang kripto yang telah lama dinantikan, menandai langkah prosedural penting menuju penyelesaian bertahun-tahun ambiguitas regulasi di pasar aset digital.

Apa yang Terjadi

Ketua John Boozman announced pada hari Selasa bahwa komite akan merilis teks legislatif untuk RUU struktur pasar kripto tersebut pada akhir jam kerja 21 Januari dan mengadakan rapat markup komite pada 27 Januari pukul 3 sore, menurut sebuah memo internal dari panel tersebut.

Jadwal ini memberikan tanggal pasti pertama bagi para legislator untuk memperdebatkan dan mengamendemen rancangan aturan yang akan mengatur perdagangan aset digital, pengawasan, dan klasifikasi.

Peran Komite Pertanian sangat terkait dengan Commodity Futures Trading Commission (CFTC), yang oleh banyak legislator ingin ditunjuk sebagai regulator utama untuk pasar spot komoditas digital seperti Bitcoin dan Ether.

CFTC adalah lembaga federal independen yang bertugas mengawasi derivatif serta mempromosikan integritas, ketahanan, dan transparansi pasar.

Jalan Panjang Menuju Kejelasan

Komite Pertanian dan mitranya di Perbankan telah merundingkan bahasa struktur pasar selama berbulan-bulan, membangun draf diskusi bipartisan yang dimaksudkan untuk memperjelas siapa yang mengatur mata uang kripto dan bagaimana caranya.

Pada bulan November, Boozman dan Senator Cory Booker meluncurkan draf diskusi bipartisan tentang struktur pasar kripto yang akan memberi kewenangan kepada CFTC untuk mengatur komoditas digital dan menetapkan perlindungan konsumen, kategori pialang dan dealer, serta persyaratan pendaftaran perdagangan.

Draf Pertanian tersebut secara eksplisit mencakup pengawasan bursa komoditas digital dan berupaya mengkodifikasi perlindungan bagi investor ritel dan aturan konflik kepentingan, sambil tetap meninggalkan beberapa pertanyaan regulasi paling kontroversial seputar keuangan terdesentralisasi tanpa penyelesaian.

Also Read: Will The Supreme Court Spark Bitcoin's Breakout? $150B Tariff Case Has Traders On Edge

Kerangka sebelumnya seperti Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act), yang disahkan DPR dengan dukungan luas, bertujuan menyelesaikan apakah token diperlakukan sebagai sekuritas oleh Securities and Exchange Commission (SEC) atau sebagai komoditas di bawah pengawasan CFTC.

Di bawah kerangka CLARITY Act versi DPR, CFTC akan mengatur pasar spot komoditas digital dan perantara, sementara SEC mempertahankan kewenangan atas sekuritas dan aktivitas penggalangan dana tertentu.

Pakar kebijakan siber dan kelompok industri menyatakan bahwa penetapan landasan regulasi yang kuat sangat penting karena ketiadaan otoritas terpadu telah membuat perusahaan kripto menghadapi tindakan penegakan hukum yang berubah-ubah dan kewajiban kepatuhan yang tidak pasti.

Mengapa Ini Penting bagi Pasar dan Perusahaan

Pendukung pasar kripto berpendapat bahwa aturan struktur pasar yang jelas dan bipartisan dapat membuka modal institusional dengan mengurangi risiko hukum dan memperjelas di mana bursa, pialang, dan kustodian harus mendaftar dan mematuhi regulasi.

Kerangka hukum yang koheren juga akan mencakup pertanyaan yurisdiksi yang kerap diperdebatkan antara SEC dan CFTC, sebuah isu mendasar sejak runtuhnya platform besar seperti FTX dan berulangnya upaya penegakan SEC terkait klasifikasi token.

Jadwal yang digariskan oleh komite Boozman menempatkan teks legislasi dan markup tepat sebelum kemungkinan pemungutan suara di lantai Senat pada awal 2026, bergabung dengan upaya yang sedang berlangsung di DPR dan Komite Perbankan untuk menyatukan berbagai pendekatan menjadi satu RUU terpadu.

Tindakan Komite Pertanian Senat menyusul berminggu-minggu kerja di seluruh Capitol Hill untuk menyelaraskan berbagai proposal aset digital.

Di luar struktur pasar, Kongres telah mengesahkan GENIUS Act, sebuah undang-undang federal yang menetapkan standar rinci cadangan, audit, dan transparansi untuk stablecoin, sebuah bagian kunci dari kebijakan kripto yang lebih luas.

Read Next: Wintermute Warns Altcoin Era Over As Institutions Take Over Bitcoin & Ether

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.