Circle Akuisisi Tazapay dan Jaringan Pembayarannya di Lebih dari 100 Pasar

Quarterly profit growth lifts Circle shares as USDC supply expands 19% (Image: Shutterstock)
Quarterly profit growth lifts Circle shares as USDC supply expands 19% (Image: Shutterstock)

Circle sepakat mengakuisisi perusahaan pembayaran lintas negara asal Singapura, Tazapay, dengan nilai sekitar US$400 juta dalam bentuk saham. Transaksi ini akan memperluas cakupan penyelesaian transaksi USD Coin (USDC) ke lebih dari 100 pasar pembayaran global.

Pokok-Pokok Utama:

  • Circle akan membayar sekitar US$400 juta dalam bentuk saham biasa Kelas A, dengan target penyelesaian pada 2027.
  • Tazapay memproses lebih dari US$25 miliar volume pembayaran tahunan dan bermitra dengan lebih dari 60 bank dan perusahaan fintech.
  • Stablecoin sudah menyumbang sekitar 60% dari volume transaksi Tazapay.

Rincian Transaksi Circle–Tazapay

Penerbit stablecoin tersebut menandatangani perjanjian pembelian saham pada 4 September dan mengungkapkan detailnya dalam dokumen yang diajukan ke Securities and Exchange Commission pada Selasa, yang juga mencakup insentif saham senilai US$25 juta. Circle akan menentukan jumlah saham berdasarkan harga penutupan rata-rata tertimbang volume (VWAP) selama 20 hari bursa sebelum penyelesaian, dan angka itu akan disesuaikan dengan posisi utang, kas, dan biaya transaksi Tazapay.

Tazapay menghubungkan perusahaan pembayaran dan lembaga keuangan ke lebih dari 60 mitra perbankan dan fintech, dengan jaringan pembayaran lokal yang mencakup lebih dari 100 pasar. Volume pembayaran tahunan melampaui US$25 miliar per 31 Juli, dan model bisnis perusahaan berfokus menjual layanan ke penyedia jasa pembayaran dan bank, bukan langsung ke pengguna ritel. Penyelesaian transaksi masih menunggu persetujuan Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS).

Baca Juga: Bank Jual Aset Kripto Sambil Menolak Risiko Neraca di Brasil

Ganchi Bidik USDC Jadi Jalur Standar

Circle mengumumkan kesepakatan ini pada Selasa. Irfan Ganchi, wakil presiden senior divisi pembayaran Circle, menggambarkan akuisisi tersebut sebagai langkah untuk memungkinkan pergerakan dana lintas negara kapan saja, 24/7. Menurut Ganchi, transaksi ini mendorong USDC semakin dekat menjadi rail standar untuk perdagangan lintas batas.

Chief Executive Jeremy Allaire menyatakan penyelesaian transaksi berbasis stablecoin tengah bertransformasi menjadi infrastruktur inti perekonomian global. Ia memperkirakan akuisisi ini akan mempercepat adopsi USDC di pasar-pasar yang selama ini belum tersentuh oleh Circle.

Rasionalitas kesepakatan ini bertumpu pada basis bisnis Tazapay yang sudah condong ke “dolar digital”: sekitar 60% volume transaksinya melibatkan stablecoin, di pasar-pasar yang menurut Circle menunjukkan permintaan USDC yang meningkat. CEO Tazapay Rahul Shinghal mengatakan perusahaannya membutuhkan infrastruktur dolar dan posisi regulasi Circle untuk melampaui banking rails tradisional yang dinilai tertinggal dari laju perdagangan global. Circle menegaskan kepada pelanggan bahwa tidak akan ada perubahan terhadap layanan, tarif, maupun dukungan yang ada.

Investasi Ripple dan Kinerja Saham CRCL

Kedua perusahaan telah lama bermitra. Tazapay menjadi mitra desain untuk Circle Payments Network sejak 2025 dan mendapat pendanaan dari Circle Ventures. Ripple juga turut mendukung startup tersebut, yang kini berpindah ke tangan pesaing langsung dalam persaingan pembayaran stablecoin.

Respons investor terbilang dingin. Saham CRCL tertekan sekitar 2,7% ke kisaran US$99 pada perdagangan Selasa.

Akuisisi ini melengkapi rangkaian transaksi anorganik Circle sejak melantai di bursa pada Juni 2025, termasuk pembelian perusahaan reksa dana pasar uang Hashnote sekitar US$100 juta dan akuisisi hampir 1.000 paten blockchain dari IBM pada Juli. Tazapay kini menjadi akuisisi termahal Circle sejak perusahaan itu membeli Poloniex pada 2018.

Baca Selanjutnya: Robinhood Chain Salip Solana untuk Pertama Kalinya dengan Volume DEX Harian US$1,45 Miliar

Aliasgar Juzar profile photo

Aliasgar Juzar

Aliasgar adalah penulis asosiasi di Yellow.com, yang meliput kripto, AI, dan infrastruktur yang mendasari keduanya. Ia mulai menulis setelah sebelumnya berada di sisi lain industri, menghabiskan enam tahun membangun dan mendukung alat pengembang di berbagai protokol termasuk Ignite, Informal Systems, Akash, dan Warden, sebagian besar di dalam ekosistem Cosmos. Ia meraih gelar magister di bidang ilmu komputer, pernah meluncurkan produk-produknya sendiri, dan menulis dari Jerman.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.