Coinbase Sebut Aksi Jual Kripto di November Bisa Jadi Landasan untuk Pemulihan Desember

Coinbase Sebut Aksi Jual Kripto di November Bisa Jadi Landasan untuk Pemulihan Desember

Coinbase Institutional pada hari Jumat menyatakan bahwa kondisi pasar dapat mendukung pembalikan tren pada Desember, setelah slump in the price Bitcoin pada November.

Dalam report‑nya, divisi institusional bursa tersebut menyatakan bahwa kelebihan spekulatif telah tersapu keluar dari pasar kripto.

Reset posisi itu menciptakan struktur pasar yang lebih sehat menjelang akhir tahun, menurut laporan tersebut.

"November yang bergejolak mungkin telah menyiapkan panggung untuk Desember yang tak terlupakan," ujar Coinbase Institutional stated di media sosial.

Apa yang Terjadi

Open interest di kontrak perpetual Bitcoin, Ethereum, dan Solana fell 16% secara bulanan.

ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat recorded arus keluar sebesar $3,5 miliar selama November.

ETF spot Ethereum saw penarikan dana sebesar $1,4 miliar, menandai arus keluar bulanan terbesar sejak peluncuran mereka pada Juli 2024.

Tingkat pendanaan perpetual Bitcoin turun dua standar deviasi di bawah rata‑rata 90 harinya sebelum kembali stabil.

Rasio leverage sistemik, yang melacak posisi murni spekulatif, declined ke sekitar 4%–5% dari total kapitalisasi pasar.

Angka tersebut mencerminkan penurunan 50% dari level sekitar 10% yang observed pada musim panas ini.

Baca juga: Crypto.com Brings Liquidity Tools to UAE Financial Provider LuLuFin

Mengapa Ini Penting

Leverage yang lebih rendah biasanya menunjukkan struktur pasar yang lebih sehat dengan kerentanan yang berkurang terhadap penurunan tajam.

Program pengetatan kuantitatif Federal Reserve telah berakhir, dengan bank sentral kembali melakukan operasi di pasar obligasi.

"Itu biasanya baik untuk aset berisiko seperti kripto," noted Coinbase Institutional.

Pasar memperkirakan probabilitas 93% akan adanya pemangkasan suku bunga Federal Reserve, menurut data Polymarket yang dikutip perusahaan tersebut.

Bitcoin underperformed dibandingkan saham AS secara risk‑adjusted pada November.

Kripto tersebut jatuh lebih dari tiga standar deviasi di bawah rata‑rata 90 harinya sementara S&P 500 hanya turun satu standar deviasi.

Spencer Hallarn, Global Head of OTC di GSR, sependapat dengan penilaian tersebut.

"Saya pikir kita sudah mengguncang banyak bull dan membangun basis skeptisisme yang kuat," kata Hallarn.

"Tingkat pendanaan perpetual sangat rendah atau negatif, yang menunjukkan tidak banyak leverage di dalam sistem."

Read next: Anthony Scaramucci Forecasts Solana Will Overtake Ethereum by Market Value

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Coinbase Sebut Aksi Jual Kripto di November Bisa Jadi Landasan untuk Pemulihan Desember | Yellow.com