Daftar MiCA Eropa Tembus 321, Bank Kalahkan Bursa Kripto dalam Perolehan Izin

Steven Zeiler
Steven ZeilerAug, 05 2026 12:08
Cooperative banks accounted for much of the growth as ESMA's MiCA register reached 321 authorized crypto providers. (Image: Shutterstock)
Cooperative banks accounted for much of the growth as ESMA's MiCA register reached 321 authorized crypto providers. (Image: Shutterstock)

European Securities and Markets Authority (ESMA) menambah 12 entitas baru ke daftar MiCA pada 31 Juli, sehingga total penyedia jasa aset kripto berizin di kawasan tersebut naik menjadi 321.

Poin Penting:

  • Pembaruan keempat ESMA pasca-tenggat transisi mengerek jumlah penyedia layanan aset kripto berizin menjadi 321 di seluruh Wilayah Ekonomi Eropa.
  • Tiga bank koperasi Jerman, dua perusahaan Spanyol, dan empat perusahaan Prancis menjadi porsi terbesar tambahan terbaru.
  • Tiga nama lagi masuk daftar entitas tidak patuh, yang kini berisi 167 entri, hampir seluruhnya diajukan otoritas Italia.

Jerman, Spanyol, dan Prancis Dominasi Tambahan di Daftar MiCA

Revisi ini merupakan pembaruan keempat sejak periode transisi Markets in Crypto-Assets (MiCA) berakhir pada 1 Juli. ESMA mencantumkan tiga bank koperasi Jerman: Volksbank Raiffeisenbank Oberbayern Südost, VR Bank Schleswig-Holstein Mitte, dan VR-Bank Landau-Mengkofen.

Dari Spanyol, dua nama yang masuk adalah Basque Pay dan Fintech Payments, sementara Prancis menyumbang empat entitas: Finary, Woorton, Blockchain Process Security, dan Shares Financial Assets.

Regulator juga memindahkan tiga perusahaan ke daftar terpisah entitas tidak patuh, menyusul tindakan otoritas pasar modal Italia, CONSOB, sehingga daftar tersebut kini memuat 167 nama. Di luar itu, tidak ada perubahan lain.

Hingga kini, belum ada satu pun penerbit token berbasis aset (asset-referenced token) yang memperoleh persetujuan di kawasan, dan daftar penerbit e-money token juga belum bertambah. Hanya entitas yang tercatat dalam daftar pusat yang secara hukum boleh menawarkan layanan kustodi, perdagangan, pertukaran, atau pengelolaan portofolio aset kripto kepada klien di seluruh Uni Eropa. Pihak lain diminta menghentikan operasionalnya.

Baca Juga: OpenAI Menerbangkan Influencer ke Resort Pedesaan, Pengikut Mereka Melawan Keras

Data ESMA: Bank Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Daftar

Lembaga pemantau independen mengonfirmasi angka 321 pada awal Agustus, meski hitungan bisa berselisih satu–dua entri tergantung bagaimana pencabutan dan kedaluwarsa izin diklasifikasikan.

Peneliti kepatuhan yang menganalisis berkas 31 Juli mencatat Jerman memiliki 68 entri aktif, dengan delapan dari sembilan tambahan pada bulan itu berasal dari bank regional atau koperasi, bukan bursa kripto.

Komposisi tersebut signifikan. Regulasi MiCA mengizinkan bank, perusahaan investasi, dan lembaga uang elektronik cukup memberi notifikasi kepada otoritas pengawas di negara asal sebelum menawarkan layanan kripto serupa—jalur yang jauh lebih ringan dibanding proses otorisasi penuh yang wajib ditempuh perusahaan kripto murni.

Alhasil, pertumbuhan daftar MiCA kini sama eratnya mencerminkan langkah bank tradisional membuka meja aset digital, seperti halnya mencerminkan bursa kripto lama yang merampungkan proses perizinan.

Peringatan AMLA dan Ketimpangan Penegakan MiCA

Bruna Szego, Ketua otoritas anti pencucian uang Uni Eropa AMLA, memperingatkan para pembuat kebijakan pada Juli bahwa arus perpindahan nasabah dari platform tidak berizin berpotensi membebani proses onboarding dan kontrol kepatuhan di perusahaan berizin yang menampung mereka.

Laporan penegakan aturan juga sangat timpang: 165 dari 167 entitas dalam daftar tidak patuh diajukan oleh otoritas Italia, dengan masing-masing satu entri dari Belanda dan Slovakia.

Sejak tenggat MiCA berlalu, daftar ini berkembang dalam lompatan yang tak merata. ESMA menambahkan 37 penyedia pada 3 Juli sehingga total sementara menjadi 280, lalu menambah 14 entri lagi di pertengahan bulan menjadi 294, dan kemudian 15 entri dalam pembaruan berikutnya.

Setiap gelombang pembaruan lebih kecil daripada sebelumnya, pola yang meredam euforia awal dan meninggalkan jumlah penyedia berizin jauh di bawah total entitas yang sebelumnya terdaftar di bawah kerangka regulasi nasional masing-masing negara.

Baca Selanjutnya: Dogecoin Uji Level $0,05 Sebelum Potensi Reli ke $0,12

Steven Zeiler profile photo

Steven Zeiler

Steven Zeiler adalah Chief Evangelist di Yellow, bekerja bersama para builder untuk menciptakan infrastruktur trading real-time non-kustodial menggunakan Yellow SDK. Seorang programmer, teknolog, dan pengusaha, sebelumnya ia bekerja untuk Ripple, di mana ia membantu merancang prototipe pembayaran antarbank peer-to-peer dan berkontribusi dalam desentralisasi XRP Ledger melalui perangkat lunak pelacakan konsensus.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.