Pendiri Cardano Charles Hoskinson secara terbuka menyerang CEO Ripple Brad Garlinghouse dalam sebuah video 18 Januari, menuduhnya mendorong kompromi soal U.S. crypto legislation yang akan menyerahkan kewenangan regulasi kepada Securities and Exchange Commission dan memaksa proyek baru beroperasi di bawah aturan sekuritas secara default.
Apa yang Terjadi: Hoskinson Menarget Garlinghouse
Hoskinson used monolog video panjang untuk mengkritik apa yang ia gambarkan sebagai kesediaan industri menerima U.S. Clarity Act, sebuah RUU yang ia katakan telah membengkak hingga mencakup 137 amandemen yang akan memperluas pengawasan SEC. Ia berpendapat legislasi itu akan mengharuskan proyek kripto untuk “datang memohon dan merayu” demi mendapatkan keringanan regulasi.
Kritik ter tajam muncul ketika Hoskinson menyebut Garlinghouse secara langsung.
“Masih ada orang seperti Brad yang bilang ya itu tidak sempurna tapi kita hanya perlu mendapatkan sesuatu,” kata Hoskinson. “Serahkan kepada orang yang sama yang menuntut kita. Serahkan kepada orang yang sama yang membuat kita gulung tikar, yang memanggil kita dengan subpoena, yang memenjarakan kita.”
Hoskinson mengutip Securities Exchange Act tahun 1933 untuk menegaskan bahwa legislasi yang cacat akan menjadi permanen. “93 tahun kemudian, apakah kita bisa mengubahnya? Tidak,” ujarnya. “Begitu Anda meloloskannya, Anda memilikinya selamanya.”
Juga Baca: Dash Retreats From $96 Peak As Short Sellers Gain Upper Hand
Mengapa Ini Penting: Arah Industri
Hoskinson membingkai perselisihan ini sebagai pertanyaan mendasar tentang tujuan industri cryptocurrency.
Ia memperingatkan bahwa menerima kerangka legislasi saat ini akan menormalkan default “dompet kustodian”, kewajiban know-your-customer yang merata, dan transaksi yang dapat dibatalkan.
“Saya tidak mendaftar untuk menyerahkan revolusi kepada 15 bank,” katanya, menggambarkan masa depan di mana transaksi dapat “dibekukan sesuka hati.” Ia menyiratkan para pemimpin industri lebih memprioritaskan akses pasar ketimbang konfrontasi dengan regulator.
Baca Berikutnya: What Happens After XRP Reaches $2.28? Elliott Wave Analysis Signals Trouble

