CLO Coinbase Paul Grewal mengatakan kesepakatan soal imbal hasil stablecoin dalam CLARITY Act bisa tercapai dalam 48 jam, ketika Senat bersiap melanjutkan pembahasan rancangan undang-undang struktur pasar kripto setelah reses.
Prediksi 48 Jam Grewal
Dalam wawancara dengan FOX Business, Grewal said ia yakin sengketa soal imbal hasil stablecoin akan terselesaikan pada hari Jumat. Ia menyebutnya sebagai pekerjaan rumah yang tertunda setelah pengesahan GENIUS Act tahun lalu, yang ia sebut sebagai momen “titik balik” bagi kripto.
Ketentuan imbal hasil stablecoin provision telah menjadi hambatan utama.
Bank dan perusahaan kripto berseberangan mengenai apakah perusahaan seperti Coinbase boleh menyalurkan imbal hasil kepada nasabah.
Komentar Grewal mengisyaratkan kedua kubu kini hampir mencapai kesepakatan, meski para pemangku kepentingan kripto — termasuk Coinbase — menentang draf sebelumnya pekan lalu.
Grewal juga mengatakan Komite Perbankan Senat bisa menggelar markup CLARITY Act bulan ini. Pemungutan suara di lantai Senat bisa menyusul sebelum RUU tersebut mencapai meja Presiden Trump.
Also Read: CLARITY Act Dead On Arrival For Three Reasons, Scaramucci Warns
Penundaan di Senat, Pedagang Kurangi Taruhan
Senat kini diperkirakan tidak akan merilis draf teks terbaru pekan ini, menurut Crypto in America yang mengutip juru bicara Senator Thom Tillis. Penundaan itu dimaksudkan untuk mencegah pihak oposisi memanfaatkan rilis awal guna memperlambat kemajuan RUU tersebut.
Pembicaraan antara kelompok perbankan dan kripto terus berlanjut. Para pemimpin kripto bersiap mengajukan perubahan bahkan ketika versi sebelumnya, yang disepakati Senator Tillis dan Angela Alsobrooks, menghadapi penolakan.
Sementara itu, para pedagang mulai mengurangi ekspektasi mereka. Data Polymarket menempatkan peluang Trump menandatangani RUU ini menjadi undang-undang tahun ini pada 51%.
Apa yang Diatur CLARITY Act
CLARITY Act adalah RUU struktur pasar kripto komprehensif yang bertujuan menetapkan batas kewenangan regulasi untuk aset digital. RUU ini menentukan token mana yang berada di bawah yurisdiksi SEC dan mana yang berada di bawah pengawasan CFTC — pembedaan yang sejak lama menjadi sumber ketidakpastian bagi industri.
Read Next: XRP Binance Outflows Near 6,000 Daily Transactions






