Korea Selatan Bongkar Jaringan Pencucian Kripto Rp1,6 Triliun yang Disamarkan sebagai Wisata Medis

South Korea Busts $102M Crypto Laundering Ring / Shutterstock.com
Crypto SaSouth Korea Busts $102M Crypto Laundering Ring / Shutterstock.comeizure in Germany Reveals $38M Laundering TrailImage: Shutterstock

Otoritas bea cukai Korea Selatan telah membongkar jaringan pencucian mata uang kripto internasional yang memproses 148,9 miliar won (US$101,7 juta) melalui unauthorized foreign exchange schemes.

Tiga warga negara Tiongkok dirujuk ke penuntut pada hari Senin karena melanggar Undang-Undang Transaksi Valuta Asing, menurut layanan bea cukai Korea.

Para tersangka diduga beroperasi antara September 2021 dan Juni 2025, dengan menyamarkan pengiriman dana ilegal sebagai pembayaran lintas batas yang sah untuk operasi plastik dan biaya pendidikan di luar negeri.

Apa yang Terjadi

Operasi pencucian tersebut memanfaatkan pesatnya industri wisata medis Korea Selatan untuk menyembunyikan transaksi valuta asing ilegal.

Klien luar negeri mentransfer mata uang asing seperti dolar AS dan yuan Tiongkok untuk layanan di institusi Korea Selatan, menurut penyidik Kantor Bea Cukai Utama Seoul.

Operator kemudian membeli mata uang kripto di bursa luar negeri, mentransfer aset digital ke dompet di Korea Selatan, dan mengonversinya ke won Korea di platform lokal.

Untuk menghindari pemantauan, para tersangka menyebarkan dana yang telah dikonversi ke banyak rekening bank domestik.

Baca juga: Privacy Coins Monero, Dash, DUSK Surge As Bitcoin Falls And $1B Liquidated

Mengapa Penting

Pengungkapan ini terjadi satu minggu setelah Layanan Bea Cukai Korea mengumumkan inspeksi sepanjang tahun yang menargetkan transaksi valuta asing ilegal, menyusul temuan adanya kesenjangan US$290 miliar antara hasil perdagangan dan nilai perdagangan yang dilaporkan.

Pemeriksaan valuta asing terpisah tahun 2025 menemukan 97% perusahaan yang disurvei dalam satu sektor terlibat dalam transaksi ilegal dengan total 2,2 triliun won.

Pasar mata uang kripto domestik Korea Selatan mencapai kapitalisasi 95 triliun won (US$64,6 miliar) per Juni 2025, dengan rata-rata volume perdagangan harian US$4,35 miliar, menurut data Komisi Jasa Keuangan.

Kasus ini menyoroti bagaimana pelaku kejahatan semakin sering menggabungkan mata uang kripto dengan saluran perbankan tradisional dan dokumen palsu untuk mengeksploitasi celah regulasi antara pemantauan aset digital dan pengendalian valuta asing.

Jaksa mempertimbangkan dakwaan terkait perdagangan valuta asing ilegal, pencucian uang, dan pelanggaran pelaporan keuangan, dengan para tersangka berpotensi menghadapi hukuman penjara panjang jika terbukti bersalah.

Baca selanjutnya: Crypto Funds Record $2.17B Weekly Inflows Before Friday's $378M Reversal

Kostiantyn Tsentsura profile photo

Kostiantyn Tsentsura

Kostiantyn Tsentsura adalah Penulis Konten di Yellow.com dengan lebih dari 8 tahun pengalaman di bidang kripto, dan 4 tahun terakhir didedikasikan khusus untuk menulis tentang industri ini. Berbasis di Kyiv, ia sangat menyukai sepak bola, memancing, dan kayak. Saat ia tidak memantau tren pasar atau menjelajahi berita kripto, Anda akan menemukannya di atas air—karena bahkan di dunia kripto, terkadang yang terbaik adalah mengikuti arus saja.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Korea Selatan Bongkar Jaringan Pencucian Kripto Rp1,6 Triliun yang Disamarkan sebagai Wisata Medis | Yellow