Bitcoin (BTC) mencatat penurunan volatilitas tersirat ke level terendah dalam delapan bulan, sebuah ketenangan yang menurut trader membuat pasar siap untuk short squeeze mendadak.
Poin Penting:
- Volatilitas tersirat Bitcoin turun ke 36%, terendah dalam delapan bulan, menandakan trader memperkirakan konsolidasi harga yang berkepanjangan.
- Sekelompok besar posisi short berada di antara $78.000 dan $83.000, membuat bear rentan terhadap gelombang likuidasi.
- Pasar opsi tetap dalam posisi defensif, dengan kontrak put diperdagangkan pada premi 14% dibanding call.
Volatilitas Bitcoin Turun ke 36%
Volatilitas tersirat Bitcoin telah turun ke 36%, level terlemah dalam delapan bulan, menurut data pasar yang dikutip dalam laporan terbaru. Angka ini menunjukkan trader profesional menilai probabilitas pergerakan harga tajam menjadi lebih kecil.
Penurunan volatilitas tidak membawa arah bawaan tertentu.
Namun data derivatif mengarah pada skenario di mana bear yang terlalu percaya diri bisa memicu pergerakan berikutnya.
Penurunan tajam antara Januari dan Februari sebelumnya mendorong volatilitas naik, dan indikator ini bertahan di atas 50% bahkan ketika Bitcoin diperdagangkan di antara $63.000 dan $71.000 pada Maret. Keyakinan terhadap level support di dekat $60.000 kemudian menurunkan persepsi risiko dan menarik bacaan tersebut turun.
Data terpisah dari Volmex menempatkan indeks 30 hari di dekat 38% minggu lalu, level terendah sejak Oktober 2025, dengan analis mengaitkan penyempitan ini dengan permintaan institusional dan penjualan opsi agresif oleh dana penghasil imbal hasil.
Juga Baca: Bitcoin Rally Hits A Ceiling As Sellers Guard $77,050 Resistance
Mengapa Short yang Penuh Sesak Penting
Beberapa analis berpendapat bahwa aset ini telah “dijinakkan” oleh pembeli institusional dan meluasnya produk derivatif, termasuk Strategy's perpetual stocks.
Risikonya terletak pada posisi.
Perkiraan peta panas likuidasi menunjukkan posisi short terkonsentrasi berat di antara $78.000 dan $83.000, sebuah rentang yang mungkin dipadati bear setelah empat bulan Bitcoin bertahan di bawah $90.000.
Pasar opsi juga menggambarkan cerita defensif. Kontrak put diperdagangkan dengan premi 14% dibanding call, jauh di luar kisaran netral, yang mengisyaratkan trader lebih mengkhawatirkan penurunan harga daripada mengejar reli.
Ketidakseimbangan itu yang membuat penembusan di atas $82.000 berbahaya bagi penjual. Dorongan melewati level tersebut kemungkinan akan memaksa gelombang likuidasi short, sementara uji ulang $72.000 tampaknya sudah banyak diperhitungkan pasar.
Sepanjang sebagian besar 2026, Bitcoin bergerak sideways. Aset ini turun dari $82.000 ke sekitar $77.000 setelah 15 Mei, dan volatilitasnya belum pernah bertahan di bawah 35% sepanjang sejarahnya, sehingga ketenangan saat ini lebih tampak sebagai jeda daripada “normal baru”.
Baca Berikutnya: XRP Eyes $1.50 Breakout As Exchange Supply Tightens





