Mengapa USDC Tiba‑tiba Mendominasi Pasar Stablecoin $33T Meski Ukuran USDT Lebih Besar

What's Behind The Massive 72% Surge In Stablecoin / Shutterstock.com
What's Behind The Massive 72% Surge In StablecoinImage: Shutterstock.com

Volume transaksi stablecoin melonjak 72% menjadi $33 triliun pada 2025, didorong oleh regulatory clarity and expanding institutional adoption.

USDC milik Circle memproses transaksi senilai $18,3 triliun sementara USDT milik Tether menangani $13,3 triliun, menurut Bloomberg.

Aktivitas gabungan ini mewakili pertumbuhan tahunan tercepat sejak stablecoin muncul sebagai infrastruktur pembayaran.

Apa yang Terjadi

The GENIUS Act established regulasi stablecoin tingkat federal pada bulan Juli, menciptakan kerangka yang mendorong partisipasi institusional.

Volume transaksi meningkat pesat sepanjang kuartal IV, mencapai $11 triliun dibandingkan $8,8 triliun pada kuartal III.

Pengecer besar termasuk Amazon dan Walmart mulai menjajaki inisiatif stablecoin setelah regulasi tersebut.

World Liberty Financial meluncurkan token USD1 pada bulan Maret.

Dominasi transaksi USDC berasal dari penggunaan DeFi yang sangat tinggi di mana token sering berputar.

USDT mempertahankan keunggulan kapitalisasi pasar sebesar $187 miliar meski arus transaksinya lebih rendah.

Perbedaan ini mencerminkan kasus penggunaan yang berbeda: USDC menggerakkan DeFi sementara USDT berfungsi untuk pembayaran.

Bloomberg Intelligence memproyeksikan arus dapat mencapai $56 triliun pada 2030.

Baca juga: What US Banks Were Really Doing During The BTC Panic: CZ Exposes The Hidden Accumulation Phase

Mengapa Ini Penting

Kejelasan regulasi menghapus hambatan yang sebelumnya membatasi adopsi stablecoin oleh institusi.

Pergeseran menuju penggunaan arus utama menandakan stablecoin bertransisi dari alat kripto menjadi infrastruktur keuangan yang lebih luas.

Akselerasi pada kuartal IV menunjukkan momentum yang terus terbangun seiring meluasnya adopsi.

Pertumbuhan volume transaksi yang melampaui kenaikan kapitalisasi pasar mengindikasikan ekspansi penggunaan yang nyata, bukan sekadar spekulasi.

Kepemimpinan transaksi USDC meski ukurannya lebih kecil menunjukkan bagaimana stablecoin melayani segmen pasar yang berbeda.

Baca selanjutnya: Why Did Altcoins Suddenly Capture 50% Of All Crypto Trading Volume?

Kostiantyn Tsentsura profile photo

Kostiantyn Tsentsura

Kostiantyn Tsentsura adalah Penulis Konten di Yellow.com dengan lebih dari 8 tahun pengalaman di bidang kripto, dan 4 tahun terakhir didedikasikan khusus untuk menulis tentang industri ini. Berbasis di Kyiv, ia sangat menyukai sepak bola, memancing, dan kayak. Saat ia tidak memantau tren pasar atau menjelajahi berita kripto, Anda akan menemukannya di atas air—karena bahkan di dunia kripto, terkadang yang terbaik adalah mengikuti arus saja.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.