Coinbase Mengambil Peran Perbendaharaan USDC $5 Miliar Saat USDH Hyperliquid Dihentikan

Coinbase Mengambil Peran Perbendaharaan USDC $5 Miliar Saat USDH Hyperliquid Dihentikan

Coinbase akan mengambil alih sebagai penerbit resmi perbendaharaan USDC (USDC) di Hyperliquid (HYPE), sekaligus menghentikan stablecoin asli jaringan tersebut, USDH.

Coinbase Masuk Sebagai AQA Deployer

Pengumuman ini disampaikan pada hari Kamis oleh Coinbase dan Native Markets, tim yang membangun USDH kurang dari setahun lalu.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Coinbase menjadi Aligned Quote Asset (AQA) deployer untuk USDC di Hyperliquid, sebuah peran yang dirancang untuk menyalurkan imbal hasil cadangan kembali ke jaringan, bukan ke penerbit eksternal.

Native Markets telah menyetujui ketentuan yang memberikan hak kepada Coinbase untuk membeli aset merek USDH, sementara startup itu sendiri tetap independen.

Suplai USDC di Hyperliquid berada di kisaran $5 miliar, kira‑kira dua kali lipat dari level setahun lalu, menurut data yang dibagikan Coinbase bersamaan dengan pengumuman tersebut.

Also Read: Ripple's Schwartz Says Bitcoin's Mining Model Is The Flaw XRP Avoided

Penghentian USDH dan Migrasi Pengguna

Pasar USDH masih berfungsi penuh, dan stablecoin tersebut tetap sepenuhnya didukung oleh kas dan ekivalen obligasi pemerintah AS berjangka pendek selama masa penghentian. Pengguna dapat terus menukarkan USDH ke USDC atau fiat tanpa biaya melalui dashboard resmi Native Markets.

Native Markets mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan deployer HIP-1 dan HIP-3 untuk menyelesaikan migrasi sebelum USDH benar‑benar dihentikan.

CEO Mary-Catherine Lader, mantan presiden Uniswap Labs, menggambarkan kesepakatan ini sebagai bukti bahwa stablecoin seharusnya mengembalikan nilai ke jaringan yang mereka layani, bukan mengekstraknya.

Ekonomi Stablecoin di Rantai yang Lebih Cepat

Bagi Hyperliquid, langkah ini memusatkan likuiditas perdagangan pada satu aset di sebuah chain yang, menurut The Block, menguasai sekitar 40% dari seluruh biaya blockchain, melampaui Ethereum, Solana, dan Tron. Kemitraan ini juga memperluas dorongan Coinbase untuk meningkatkan penggunaan USDC di luar bursa terpusat ketika persaingan stablecoin semakin ketat.

Analis mengatakan struktur tersebut dapat menekan penerbit pesaing untuk membagikan lebih banyak imbal hasil cadangan kepada platform yang menampung token mereka.

Hyperliquid diluncurkan pada November 2024 dan dengan cepat menjadi platform perpetual futures onchain yang dominan. Awal pekan ini, 21Shares meluncurkan ETF spot AS pertama yang terkait dengan HYPE, sebuah peristiwa yang oleh James Seyffart dari Bloomberg digambarkan sebagai pembukaan yang solid namun tidak eksplosif untuk produk altcoin.

Read Next: Coinbase Opens $100K USDC Loans Against Solana Token Holdings

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.